website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Gubernur Agustiar Sabran Hentikan Operasi Tambang Tak Sesuai Izin

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran saat bersama Kepala Kadin Provinsi Kalteng, Rahmat Nasution Hamka. (Suhairi/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ia menyampaikan bahwa sejak tiga bulan pertama masa jabatannya, sudah ada 14 perusahaan tambang yang dihentikan operasinya karena melanggar izin.

“Banyak perusahaan tambang, khususnya tambang sirkon, yang ternyata beroperasi tidak sesuai dengan titik izin. Itu langsung kami hentikan,” ujar Agustiar saat berdiskusi bersama wartawan di Halaman Istana Isen Mulang, Kamis, 31 Juli 2025.

Gubernur mengatakan, pihaknya tidak ingin terjadi kerusakan lingkungan lebih parah hanya karena pengawasan yang lemah. Ia menekankan pentingnya ketegasan dalam menertibkan usaha pertambangan ilegal atau tidak sesuai aturan.

“Kami serius menangani ini. Kami ingin melindungi hutan dan alam kita. Kalau dibiarkan, nanti rakyat yang rugi,” tegasnya.

Pasang Iklan

Menurutnya, langkah penghentian izin tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov Kalteng dalam menjalankan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada rakyat.

Tak hanya tambang, Pemprov Kalteng juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan, terutama truk-truk besar yang sering melintas tanpa dokumen resmi.

“Truk-truk yang tidak punya izin, tidak ada kelengkapan surat, akan kami tindak. Kami tidak bisa toleransi hal-hal seperti ini,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut bukan semata-mata penegakan hukum, tetapi juga untuk menjaga keselamatan jalan dan ketertiban lalu lintas.

Dalam pertemuan bersama wartawan itu, Agustiar Sabran juga mengajak media untuk terus menyuarakan persoalan lingkungan agar mendapat perhatian lebih luas.

“Saya sangat terbuka terhadap kritik. Kalau ada pelanggaran yang belum kami tahu, wartawan bisa bantu beri informasi. Saya tidak alergi kritik,” ucapnya.

Pasang Iklan

Dengan keterbukaan dan ketegasan ini, Gubernur berharap penataan lingkungan di Kalteng bisa berjalan lebih baik dan berkelanjutan ke depan.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan