INTIMNEWS.COM, KAPUAS – Tiga pekerja pembangunan jalan yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Lawang Kajang, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Ketiganya ditemukan pada Minggu (30/8/2026) sore setelah berjalan puluhan kilometer selama empat hari.
Ketiga pekerja tersebut yakni Muhammad Rizani Habibi (35), Warno (40), dan Supriadi Nata (45). Mereka sebelumnya dilaporkan hilang setelah masuk ke kawasan hutan untuk berburu seusai menyelesaikan pekerjaan pada Rabu (26/8/2026) malam.
Kabar hilangnya ketiga pekerja diketahui setelah mereka tidak kunjung kembali. Keluarga dan rekan kerja kemudian melakukan pencarian awal dan hanya menemukan kendaraan milik ketiganya terparkir di pinggir jalan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan, titik terang keberadaan korban muncul setelah salah satu korban berhasil mengirimkan informasi lokasi kepada pihak keluarga.
“Pada pukul 15.20 WIB, korban sempat memberikan informasi posisi terakhir mereka kepada keluarga. Menindaklanjuti kabar tersebut, Tim SAR Gabungan yang selama dua hari melakukan pencarian di hutan langsung bergerak menuju lokasi yang diberikan,” ujar Alit.
Berdasarkan informasi yang diterima Tim SAR, ketiga korban ternyata tersesat di dalam hutan. Mereka kemudian terus berjalan untuk mencari jalan keluar selama empat hari.
Dalam perjalanan tersebut, ketiganya diperkirakan telah menempuh jarak sekitar 28 kilometer hingga akhirnya tiba di pinggiran Sungai Barito, wilayah Kabupaten Barito Selatan.
Setelah berada di tepi sungai, ketiganya berupaya mencari pertolongan. Mereka kemudian meminta bantuan kepada warga yang melintas menggunakan perahu untuk membawa mereka menuju desa terdekat.
Tim SAR Gabungan selanjutnya memastikan keberadaan ketiga korban sekaligus melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan. Setelah dipastikan selamat dan dalam kondisi memungkinkan, ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polsek Timpah, BPBD Kabupaten Barito Selatan, relawan gabungan dari Kapuas, serta keluarga korban.
“Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Terima kasih atas sinergi dan kerja kerasnya di lapangan,” kata Alit. (**)
Penulis: Yusro
Editor: Andrian