INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membawa pulang 21 medali dari Kejuaraan Academy Taekwondo di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Empat di antaranya merupakan medali emas yang diraih pada kategori prestasi.
Selain empat emas, atlet TI Kobar juga meraih enam medali perak dan sembilan medali perunggu pada kategori prestasi. Dengan demikian, total medali prestasi yang dikumpulkan mencapai 19 medali.
Perolehan tersebut bertambah dari kategori festival. Atlet TI Kobar meraih satu medali perak dan satu medali perunggu, sehingga total keseluruhan medali yang dibawa pulang dari Banjarmasin menjadi 21 medali.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kobar, Hj Fatmawati. Ia menyampaikan penghargaan kepada para atlet dan Pengkab TI Kobar atas hasil yang diraih dalam kejuaraan tersebut.
“Alhamdulillah, anak-anak Taekwondo bisa berbicara di kejuaraan tersebut,” kata Fatmawati.
Ketua Pengkab TI Kobar, Yosi Irawan, mengatakan kejuaraan di Banjarmasin menjadi bagian dari persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan atlet setelah menjalani program latihan dan training camp (TC).
Menurut Yosi, hasil pertandingan menunjukkan masih terdapat sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki. Evaluasi dari setiap pertandingan akan menjadi bahan bagi tim pelatih untuk meningkatkan kemampuan atlet.
“Dari hasil latihan dan TC bisa terlihat masih banyak kekurangan. Ini menjadi PR kita,” ujar Yosi.
Yosi mengatakan capaian medali di Banjarmasin tidak hanya dilihat dari jumlah medali yang diperoleh. Lebih dari itu, pertandingan menjadi bagian dari proses mengukur kesiapan atlet, termasuk melihat aspek yang masih perlu diperkuat sebelum Porprov.
Dalam kejuaraan tersebut, TI Kobar juga tidak menurunkan seluruh atletnya. Sebagian atlet sebelumnya telah mengikuti kejuaraan di Yogyakarta, sehingga komposisi atlet yang tampil di Banjarmasin disesuaikan dengan agenda pertandingan dan program persiapan.
Menurut Yosi, hasil 21 medali, termasuk empat emas, menjadi catatan penting dalam proses persiapan menuju Porprov. Evaluasi akan terus dilakukan agar kekurangan yang terlihat di Banjarmasin dapat diperbaiki dalam latihan berikutnya.