INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat nilai ekspor daerah pada Januari 2026 sebesar US$257,07 juta. Data tersebut disampaikan dalam rilis resmi yang digelar secara daring dan luring, Senin, 2 Maret 2026.
Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, mengatakan angka ekspor tersebut mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
“Nilai ekspor Januari 2026 tercatat US$257,07 juta. Angka ini turun 33,71 persen dibanding Desember 2025 dan turun 13,56 persen dibanding Januari 2025,” ujar Agnes.
Ia menjelaskan, meski terjadi penurunan, struktur ekspor Kalteng masih didominasi sektor pertambangan. Kontribusi terbesar berasal dari komoditas batu bara yang mencapai 82,62 persen dari total ekspor.
“Batu bara masih menjadi andalan ekspor Kalteng. Pergerakan nilai ekspor sangat dipengaruhi fluktuasi harga dan volume komoditas ini,” katanya.
Negara tujuan utama ekspor Kalteng pada Januari 2026 antara lain India, Jepang, dan Korea Selatan. Di sisi lain, nilai impor Kalteng pada Januari 2026 tercatat sebesar US$0,32 juta.
Seluruh impor berasal dari sektor nonmigas, terutama mesin dan peralatan mekanik. Barang-barang tersebut sebagian besar didatangkan dari Malaysia dan Tiongkok untuk mendukung kegiatan industri dan usaha di daerah.
Meski ekspor turun, neraca perdagangan Kalteng tetap mencatat surplus yang cukup besar. Surplus perdagangan pada Januari 2026 mencapai US$256,75 juta, karena nilai ekspor masih jauh lebih tinggi dibanding impor.
“Walaupun ekspor menurun secara bulanan dan tahunan, neraca perdagangan kita tetap surplus. Ini menunjukkan kinerja perdagangan luar negeri Kalteng masih cukup kuat,” jelas Agnes.
BPS akan terus memantau perkembangan ekspor, terutama komoditas pertambangan, karena sektor tersebut sangat menentukan kondisi perdagangan luar negeri Kalteng.
Menurut Agnes, dinamika harga global dan permintaan pasar internasional akan sangat berpengaruh terhadap capaian ekspor pada bulan-bulan berikutnya.
Editor: Andrian