website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DPRD Seruyan Minta Pencegahan Karhutla Diperkuat Usai Tiga Prajurit TNI Gugur

INTIMNEWS.COM, KUALA PEMBUANG – Tragedi jatuhnya helikopter Mi-17V5 saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan menjadi peringatan serius tentang besarnya risiko penanganan karhutla. Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 4 November 2026 itu mengakibatkan tiga personel TNI meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, menyampaikan belasungkawa atas gugurnya para prajurit, khususnya Sertu (Anm) Heri Prasetyo. Ia hadir dalam upacara pelepasan jenazah korban di Bandar Udara Kuala Pembuang, Sabtu, 7 November 2026.

Menurut Harsandi, musibah tersebut seharusnya menjadi momentum evaluasi bagi seluruh tingkatan pemerintahan dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Sebab, dampak kebakaran tidak hanya dirasakan masyarakat melalui gangguan kesehatan dan kerusakan lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan petugas yang bertaruh nyawa di lapangan.

“Ini menjadi pelajaran terbaik bahwa akibat pembakaran lahan, akibat kebakaran hutan, dan akibat ulah kita semua yang mungkin di awal tidak menyangka dampaknya sangat luar biasa,” ujarnya.

Pasang Iklan

Ia menilai Seruyan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kawasan hutan, mengingat wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Taman Nasional Tanjung Puting. Kawasan konservasi itu, kata dia, memiliki nilai penting yang tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga dunia internasional.

Harsandi berharap kunjungan sejumlah pejabat, mulai dari Menteri Kehutanan, Pangdam, Gubernur hingga Kapolda, dapat ditindaklanjuti dengan penguatan langkah konkret dalam pengendalian karhutla. Dukungan pemerintah dinilai perlu ditingkatkan agar potensi kebakaran dapat ditekan, terutama ketika memasuki musim kemarau.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran bersama, termasuk dukungan terhadap pola pengelolaan lahan yang lebih aman.

Ia juga mengapresiasi kesiapan TNI untuk membantu masyarakat dalam aktivitas pengelolaan lahan terbuka. Kehadiran personel TNI diharapkan dapat memperkuat pendampingan sekaligus mencegah praktik pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran besar.

“Ke depan mudah-mudahan banyak anggota TNI lagi yang ada di Kabupaten Seruyan sehingga ini menjadi hal positif untuk masyarakat kita yang beraktivitas di lahan terbuka,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad

Pasang Iklan

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!