INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sengkon, menegaskan bahwa industri kelapa sawit tidak hanya berperan sebagai penyumbang pendapatan daerah, tetapi juga harus membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, keberadaan perusahaan di daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasinya.
“Industri kelapa sawit sebagai salah satu sektor utama penyumbang pendapatan daerah harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Sengkon, Selasa 11 Maret 2025.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perusahaan tidak hanya memiliki tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan, tetapi juga terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung pembangunan serta penguatan ekonomi rakyat.
“CSR harus diarahkan secara konkret untuk membantu pembangunan infrastruktur, peningkatan pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal agar mereka bisa berkembang bersama industri yang ada,” tambahnya.
Dengan semakin tingginya tuntutan terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, diharapkan perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Tengah dapat menjalankan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah. Hal ini diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara industri dan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan bersama.
Editor: Andrian