intim news
intim news
intim news
intim news
website murah

DP3APPKB Kalteng Tekankan Pendidikan Karakter untuk Cegah Kekerasan Seksual

Kepala Dinas DP3APPKB Kalteng, Linae Victoria Aden saat diwawancarai awak media usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Kalteng, Senin, 5 Januari 2025. (Shr)
intim news

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepala DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Linae Victoria Aden, menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak harus dimulai dari lingkungan keluarga serta pendidikan karakter sejak usia dini.

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng beberapa waktu lalu. Menurut Linae, perempuan dan anak masih menjadi kelompok yang paling berisiko mengalami kekerasan.

“Perempuan dan anak itu memiliki risiko tinggi dan sangat rentan terhadap terjadinya kekerasan,” ujarnya.

intim news

Ia menjelaskan, banyaknya kasus kekerasan seksual tidak bisa dilepaskan dari berbagai faktor yang saling berkaitan, mulai dari ekonomi, lingkungan, hingga pola pengasuhan dalam keluarga.

“Cara pandang terhadap seksualitas itu dibentuk dari karakter. Kalau pola asuhnya salah, maka ini akan berpengaruh besar terhadap perilaku seseorang,” jelasnya.

Menurutnya, keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter anak. Keluarga yang kuat dan berkualitas akan menjadi fondasi penting dalam mencegah terjadinya kekerasan di kemudian hari.

intim news

“Pola asuh dimulai dari keluarga. Ketika keluarga itu kuat dan pernikahan dilakukan pada usia yang matang, maka akan lahir generasi dengan karakter yang lebih baik,” katanya.

Selain keluarga, Linae juga menekankan pentingnya peran sekolah dan tenaga pendidik dalam membangun karakter anak. Pendidikan formal dinilai menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai moral dan sosial.

“Ketika anak sudah masuk usia sekolah, para pendidik juga bertanggung jawab terhadap pendidikan karakter mereka,” ucapnya.

Terkait penanganan kasus kekerasan seksual, Linae memastikan bahwa DP3APPKB Kalteng tidak bekerja sendiri. Pihaknya telah menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi.

“Kami berkolaborasi dengan Polda, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Kemenag, Disdik, dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lainnya. Ada kesepakatan bersama untuk upaya perlindungan perempuan dan anak,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan atau mengalami kasus kekerasan, agar korban dapat segera mendapatkan perlindungan dan pendampingan.

“Silakan datang ke petugas di DP3APPKB. Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Editor: Andrian 

intim news
Baca juga
intim news