INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dalam upaya menjamin keselamatan para pekerja konstruksi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Duta Mall Palangka Raya, Selasa, 3 Juni 2025. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lokasi proyek berjalan sesuai aturan.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara Disnakertrans, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari komitmen Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada para tenaga kerja.
Kepala Disnakertrans Kalteng, Farid Wajdi, yang memimpin langsung kunjungan itu menegaskan bahwa pengawasan terhadap aspek K3 menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek pembangunan di wilayah Kalteng.
“Dari hasil pemantauan kami di lapangan, terlihat bahwa seluruh pekerja telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar,” jelas Farid.
Ia menambahkan bahwa prosedur operasional kerja juga telah diterapkan secara sistematis dan berjenjang, sesuai standar keselamatan yang berlaku. Penerapan ini, kata Farid, menunjukkan keseriusan pihak pengembang dalam menjaga keselamatan para pekerja.
Farid menyebutkan bahwa kunjungan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, tidak hanya pada proyek-proyek besar, tetapi juga di berbagai sektor kerja lainnya yang memiliki potensi risiko tinggi.
Menurutnya, proyek pembangunan berskala besar seperti Duta Mall perlu menjadi contoh dalam penerapan K3 yang ketat dan menyeluruh. “Kami ingin memberikan pesan bahwa keselamatan kerja bukan pilihan, tetapi keharusan,” ujarnya.
Pemprov Kalteng, lanjut Farid, terus mendorong pelaku usaha dan pengelola proyek untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan kerja demi mengejar target waktu pembangunan.
Ia juga berharap, dengan kesadaran bersama akan pentingnya K3, tingkat kecelakaan kerja di Kalteng dapat terus ditekan, sekaligus meningkatkan produktivitas para pekerja.
Kunjungan ini menjadi bentuk konkret pemerintah dalam memastikan perlindungan tenaga kerja tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga nyata di lapangan.
Editor: Andrian