website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Disdik Kalteng Dorong Digitalisasi Pendidikan Hingga ke Pelosok

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, M. Reza Prabowo, saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mengakselerasi pemerataan pendidikan di seluruh wilayah melalui program digitalisasi pembelajaran. Dalam 100 hari kerja Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur (Wagub) H. Edy Pratowo, sejumlah langkah signifikan telah direalisasikan, termasuk pengiriman perangkat teknologi ke sekolah-sekolah di pelosok.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kalteng, M. Reza Prabowo, menyebutkan bahwa berbagai fasilitas modern seperti TV interaktif, papan tulis digital, panel surya, dan jaringan internet berbasis Starlink telah didistribusikan ke sekolah di wilayah terpencil. “Teknologi ini menjembatani kesenjangan antara sekolah di kota dan desa,” ujarnya, Senin, 2 Juni 2025.

Dengan sistem hybrid, guru dari Palangka Raya kini bisa mengajar murid di kabupaten lain tanpa harus hadir secara fisik. Menurut Reza, ini adalah terobosan penting yang memperkuat efektivitas belajar mengajar di era digital.

“Sekarang guru tidak lagi menulis dengan kapur. Semua berbasis digital dan pembelajaran jadi lebih interaktif,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya diterapkan di tingkat SMA/SMK/SKH, tetapi akan diperluas ke jenjang SD dan SMP.

Pasang Iklan

Program digitalisasi ini merupakan bagian dari visi Gubernur Kalteng dalam menciptakan sistem pendidikan yang setara dan berkualitas. “Ini bukan sekadar proyek teknologi, tetapi investasi pendidikan jangka panjang,” tambah Reza.

Realisasi program ini, menurutnya, tak lepas dari komitmen Gubernur Agustiar Sabran yang secara konsisten menempatkan pendidikan sebagai sektor prioritas dalam pembangunan daerah.

Reza pun mengakui bahwa dukungan APBD yang terus meningkat menjadi kunci keberhasilan program tersebut. “Anggaran adalah instrumen penting, tapi yang lebih penting adalah keberpihakan pada pemerataan pendidikan,” ujarnya.

Selain perangkat digital, Disdik juga memberikan pelatihan bagi guru agar siap menghadapi tantangan pengajaran berbasis teknologi. “Kami siapkan semuanya agar transformasi pendidikan tidak hanya berjalan, tapi juga berkualitas,” tandasnya.

Ke depan, pihaknya berharap seluruh sekolah di Kalteng dapat menikmati fasilitas dan kualitas pembelajaran yang setara, tanpa terkendala jarak dan keterbatasan infrastruktur.

Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan