INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU– Ketua Komisi III DPRD Murung Raya, Ahmad Tafruji memberikan apresiasai kegiatan pelatihan pengelolaan sampah yang digelar Pemkab Murung Raya, Kegiatan yang digelar selama dua hari ini melibatkan 30 peserta yang terdiri dari Kecamatan dan penggiat sampah di Aula Gedung B, Kamis 14 September 2023.
Politisi PAN ini mengatakan, terkait pengelolaan sampah di wilayah setempat khususnya di ibu kota kabupaten, tentunya harus dilakukan sejak dini. Hal ini, kata dia, agar ke depan masalah sampah tidak menjadi masalah yang sulit diatasi.
Salah satu yang harus dilakukan yakni meningkatkan kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA), hal dilakukan mengingat TPA yang ada saat ini dinilai cukup minim, sehingga memang perlu adanya upaya untuk mengatasi hal tersebut.
“Terkait masalah sampah ini memang perlu dipikirkan terutama TPA sebagi pembuangan sampah agar nantinya sampah-sampah tersebut tidak menjadi masalah baru lagi,” ujarnya.
Kendati demikian, dirinya juga menyambut baik terkait upaya pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup setempat yang berupaya dalam mengatasi masalah sampah dengan adanya kegiatan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat.
“Dengan adanya kegitan pelatihan pengelolaan sampah oleh pemerintah daerah, kami sangat mendukung apalagi hal tersebut bisa membantu pemerintah dalam penangan sampah sehingga bisa dimanfaatkan,” jelasnya.
Sementara Kepala DLH Murung Raya, Donald mengatakan, bahwa produksi sampah di Kabupaten Murung Raya rata- rata hampir 16 ton setiap harinya. Oleh karena itu, melalui program ini nantinya dapat mengurangi sampah tersebut dengan sistem reduce, reuse, dan recycle atau dikenal TPS-3R.
“Artinya sampah bisa dikurangi dan bisa digunakan kembali atau diproses daur ulang, sehingga ada incam tambahan untuk masyarakat,” kata Donald.
Di sisi lain, Donald juga menyebutkan pengelolaan sampah oleh DLH Murung Raya atau selama ini telah berjalan sejak bulan Mei tahun 2022 melalui TPS-3R jorih jerah.
“Pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Murung Raya melalui TPS-3R jorih jerah itu sudah berjalan selama ini sejak bulan Mei tahun 2022, tetapi mereka disana hanya reduce belum reuse dan recycle nah jadi mereka ini juga hadir disini mengikuti pelatihan untuk menambah pengetahuan,”pungkasnya. (LLS)
Editor: Irga Fachreza