INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Persiapan serius dilakukan cabang olahraga futsal Kotawaringin Barat (Kobar) jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Sebagai tuan rumah, AFK Askab Kobar tidak ingin setengah-setengah dan langsung menggeber proses seleksi pemain sejak dini dengan pola pembinaan yang terukur.
Ketua AFK Askab Kobar, Muhammad Yasir Fajar Afrijal, mengatakan seleksi pemain dilakukan secara berkelanjutan dan tidak bersifat sekali jadi. Setiap pemain harus melalui proses pemantauan intensif agar kualitas tim benar-benar terjaga hingga pelaksanaan Porprov.
Salah satu metode utama yang diterapkan adalah sistem promosi dan degradasi. Melalui sistem ini, pemain yang menunjukkan peningkatan performa akan mendapat kesempatan naik level, sementara mereka yang tidak konsisten harus siap tersisih dari persaingan.
“Kami menerapkan seleksi dengan sistem promosi degradasi. Tujuannya jelas, untuk menemukan pemain yang tidak hanya punya teknik, tetapi juga berkelas dan berkualitas secara mental maupun fisik,” ujar Yasir, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, persaingan sehat antar pemain menjadi kunci dalam membentuk tim yang solid. Setiap sesi latihan dan uji coba menjadi ajang pembuktian, sehingga tidak ada ruang bagi pemain yang lengah atau merasa aman dengan posisinya.
Yasir menegaskan, status Kobar sebagai tuan rumah Porprov membawa konsekuensi besar terhadap target prestasi. AFK Askab Kobar pun memasang sasaran tertinggi, yakni meraih medali emas sebagai pencapaian wajib.
“Kami tuan rumah, target emas adalah harga mati. Dengan persiapan matang dan seleksi yang ketat sejak awal, kami optimistis futsal Kobar mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah di Porprov nanti,” pungkasnya.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian