INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Kabupaten Barito Utara berhasil mencatat sejarah baru dengan meraih Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabaqah Al-Hadits (MHQ) ke-XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025. Pengumuman resmi disampaikan Dewan Hakim pada penutupan acara di Arena Tiara Batara, Jumat malam (21/11/2025).
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Barito Utara yang sejak awal berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi para kafilah. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan posisi Barito Utara sebagai salah satu daerah dengan pembinaan keagamaan yang kuat.
Ketua Dewan Hakim, Drs KH Khairuddin Halim, bersama Sekretaris H.M Yusi Abdian, menyampaikan bahwa penetapan juara dilakukan berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh cabang lomba. Kafilah Barito Utara meraih total 358 poin dan menempati peringkat tertinggi dari 14 kabupaten/kota peserta.
Pengumuman tersebut disambut antusias oleh ribuan masyarakat dan peserta yang memadati arena penutupan. Tepuk tangan panjang terdengar ketika Barito Utara dinyatakan resmi menjadi Juara Umum MTQ–MHQ ke-33.
Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, memberikan apresiasi mendalam atas capaian tersebut. Dalam pernyataan resminya pada Sabtu (22/11/2025), ia menyebut prestasi itu sebagai buah kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian luar biasa bagi Barito Utara. Raihan juara umum ini merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan semangat para kafilah yang telah mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Mery.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan peserta, tetapi juga masyarakat luas yang turut memberikan dukungan moral selama penyelenggaraan MTQH. Menurutnya, dukungan itu memberi energi tambahan bagi para kafilah dalam berkompetisi.
Mery menilai capaian tersebut menjadi bukti kuatnya potensi Barito Utara dalam membina generasi Qur’ani. Ia menyebut pembinaan berkelanjutan menjadi kunci agar prestasi serupa dapat terulang di masa mendatang.
Ketua DPRD juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara, LPTQ, Kementerian Agama, para pelatih, dan seluruh panitia yang telah bekerja maksimal. Sinergi itu, menurutnya, menjadikan Barito Utara sukses sebagai tuan rumah sekaligus juara umum.
“Momentum ini harus dijaga. MTQH bukan sekadar ajang lomba, tetapi sarana memperkuat nilai keagamaan dan mempererat persaudaraan,” tegasnya. Ia berharap Barito Utara terus berkembang sebagai daerah yang religius dan berprestasi.
Suasana penutupan semakin meriah dengan penampilan Band Wali yang membawakan lagu-lagu religi. Kehadiran mereka menambah suasana haru sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat yang hadir.
Acara tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda Kalimantan Tengah, para bupati dan wali kota, Kanwil Kemenag Kalteng, serta unsur Forkopimda Barito Utara. Kehadiran para pejabat itu memperkuat makna penyelenggaraan MTQH tahun ini.
Mery Rukaini berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang keagamaan. Ia menilai MTQH merupakan ruang pembentukan karakter yang memiliki dampak luas bagi kehidupan sosial.
Di akhir pernyataannya, Mery menegaskan bahwa keberhasilan kafilah adalah modal penting untuk menghadapi ajang tingkat nasional. Ia berharap Barito Utara terus mengharumkan nama daerah dalam kesempatan berikutnya.
“Semoga prestasi ini menjadi berkah dan motivasi bagi kita semua,” pungkasnya.
(SHP/Maulana Kawit)