website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Asap Karhutla Kepung Kobar, ISPA Melonjak! Empat Puskesmas Zona Merah

Asap karhutla di Kotawaringin Barat. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengepung sejumlah wilayah di kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Di tengah kondisi tersebut, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tercatat tinggi. Empat Puskesmas masuk zona merah dengan total 914 kasus.

Data Dinas Kesehatan Kobar mencatat angka tersebut terjadi pada periode Minggu ke-26 hingga Minggu ke-30 tahun 2026. Puskesmas Sungai Rangit menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, yakni mencapai 395 kasus.

Jumlah tersebut menjadi yang paling tinggi dibandingkan wilayah kerja puskesmas lainnya. Berdasarkan klasifikasi kuartil, wilayah dengan kasus lebih dari 128,75 kasus masuk kategori tinggi atau zona merah.

Selain Sungai Rangit, tiga Puskesmas lainnya juga masuk zona merah. Puskesmas Kumai mencatat 193 kasus, Madurejo 189 kasus, dan Karang Mulya 137 kasus. Jika digabungkan, kasus di 4 wilayah tersebut mencapai 914 kasus.

Pasang Iklan

Kepala Dinas Kesehatan Kobar, Hardino, Rabu (12/8/2026), mengatakan empat wilayah tersebut menjadi perhatian karena tubuhnya jumlah kasus ISPA. Kondisi itu semakin perlu diwaspadai ketika asap kartu plan menyebabkan kualitas udara memburuk.

“Wilayah yang masuk zona merah harus menjadi prioritas dalam pengendalian ISPA, baik dari sisi pelayanan kesehatan, penyediaan logistik dan obat-obatan, maupun edukasi kepada masyarakat,” ujar Hardino.

Hardino menambahkan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan pernapasan ketika terpapar asap. Upaya pencegahan juga harus diperkuat melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), deteksi dini, serta pemeriksaan kesehatan ketika muncul gejala ISPA.

Di luar zona merah, terdapat 10 Puskesmas yang masuk zona kuning dengan kasus sedang. Puskesmas Mendawai terdapat 126 kasus, Natai Plingkau 104, Arut Selatan 93 kasus, kunpai batu atas 84 kasus, Riam Durian 56 kasus, Pandu Sanjaya 48 kasus, Pangkalan Lada 38 kasus, Semanggang 33 kasus, dan Kotawaringin Lama 26 kasus.

Sementara zona hijau meliputi Puskesmas Teluk Bogam dengan 24 kasus, Ipuh Bangun Jaya 19 kasus, Arut Utara 17 kasus, dan Sambi nihil kasus. Dinas Kesehatan tetap melakukan pemantauan agar kasus tidak meningkat.

Di tengah kepungan asap karbula yang tingginya kasus ISPA, Hardono mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keluhan pernapasan. Warga, khususnya di wilayah zona merah, diminta segera memanfaatkan fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk, pilek, sesak atau gangguan pernapasan lainnya.

Pasang Iklan

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!