website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 8.100 Penumpang Tercatat di Kapal DLU Kumai

Para penumpang saat memasuki Kapal DLU Kumai. (Yus)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Jumlah penumpang kapal PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, diperkirakan mencapai 8.100 orang selama 1-21 Oktober 2026. Perusahaan mencatat kenaikan penumpang sekitar 30 persen dibandingkan kondisi normal, di tengah gangguan penerbangan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Cabang atau Manajer Kantor Cabang PT DLU Kumai, Agus Supriyanto, mengatakan rata-rata penumpang mencapai sekitar 300 orang dalam setiap perjalanan. Selama 21 hari tersebut, kapal DLU tercatat melayani 27 perjalanan.

“Rata-rata sekitar 300 penumpang per trip, dengan total 27 trip. Ada kenaikan sekitar 30 persen dari kondisi normal,” kata Agus di Kotawaringin Barat, Rabu, 21 Oktober 2026.

Berdasarkan data itu, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 8.100 orang. Angka tersebut merupakan hasil perkalian rata-rata 300 penumpang dengan 27 perjalanan, bukan penghitungan jumlah penumpang unik.

Pasang Iklan

Kenaikan jumlah penumpang tercatat ketika kabut asap karhutla mengganggu aktivitas penerbangan. Situasi ini berpotensi memengaruhi pilihan perjalanan masyarakat, termasuk menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Kumai.

Namun, besarnya dampak gangguan penerbangan terhadap kenaikan penumpang kapal belum dapat dipastikan. Data yang disampaikan DLU belum mencantumkan jumlah penerbangan yang dibatalkan akibat asap maupun jumlah penumpang yang beralih dari pesawat ke kapal.

Tanpa data tersebut, kenaikan 30 persen tidak bisa langsung dianggap seluruhnya sebagai dampak pengalihan penumpang dari transportasi udara. Peningkatan itu merupakan catatan jumlah penumpang secara keseluruhan dibandingkan kondisi normal.

Meski demikian, angka tersebut menunjukkan penggunaan jasa angkutan laut DLU meningkat selama tiga pekan pertama Oktober. Kapal menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang hendak bepergian dari maupun menuju wilayah Kumai.

Kondisi ini juga memperlihatkan pentingnya ketersediaan moda transportasi alternatif ketika perjalanan udara terganggu. Bagi penumpang, pilihan perjalanan tetap bergantung pada tujuan, jadwal keberangkatan, dan kebutuhan masing-masing.

DLU mencatat kenaikan penumpang sekitar 30 persen dengan rata-rata 300 orang per perjalanan selama 27 trip. Adapun jumlah penumpang pada kondisi normal maupun besaran tambahan penumpang masih berupa perkiraan jika dihitung dari persentase yang disampaikan perusahaan.

Pasang Iklan

Selama periode 1-21 Oktober 2026, DLU Cabang Kumai memperkirakan telah melayani 8.100 penumpang. Sementara itu, hubungan langsung antara gangguan penerbangan akibat asap karhutla dan kenaikan jumlah penumpang kapal masih membutuhkan data pendukung.

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!