INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Api yang belum sepenuhnya padam membuat prajurit Lanud Iskandar terus bergerak. Dari pagi hingga malam, personel Satgas Karhutla dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Salah satu lokasi yang ditangani berada di RT 06/02, Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan. Sebanyak 15 personel diturunkan dengan dukungan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk mengendalikan titik-titik api yang masih muncul.
Komandan Lanud (Danlanud) Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto mengatakan, keterlibatan personel Lanud Iskandar merupakan bagian dari dukungan TNI dalam penanganan karhutla di wilayah Kobar. Personel terus dikerahkan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Personel terus melaksanakan tugas pemadaman dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam setiap kegiatan di lapangan,” ujar Nugroho, Minggu (13/9/2026).
Di lokasi, personel menghadapi kondisi lahan yang dipenuhi semak kering. Karakteristik lahan gambut juga membuat proses pemadaman membutuhkan perhatian lebih karena api dapat menjalar dan kembali muncul meski kobaran di permukaan telah berhasil ditekan.
Dantim Satgas Karhutla Lanud Iskandar, Letda Lek Ferry Anshari, mengatakan personel terus memantau perkembangan api sambil melakukan pemadaman. Setiap pergerakan anggota di lapangan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan.
“Anggota terus kami ingatkan untuk mengutamakan keamanan dan keselamatan, baik personel maupun materiil selama melaksanakan tugas di lapangan,” kata Ferry.
Tiupan angin yang cukup kencang turut menjadi tantangan. Api dapat bergerak menuju semak-semak kering di sekitarnya sehingga personel harus kembali menyisir area setelah melakukan pemadaman untuk memastikan tidak ada titik api yang terlewat.
Asap tebal dan panas juga menyertai proses pemadaman. Dalam kondisi tersebut, personel bekerja secara bersama dan berkoordinasi untuk menekan kobaran sekaligus mencegah api meluas ke area lainnya.
Pemadaman pun tidak berhenti ketika kobaran mulai mengecil. Personel tetap melakukan pemantauan dan penyisiran karena titik api di lahan gambut masih berpotensi kembali muncul.
Selama api belum benar-benar padam, prajurit Lanud Iskandar tak berhenti bergerak. Mereka terus menjalankan tugas di lapangan untuk membantu mengendalikan karhutla dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah di sekitarnya.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian