INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Moda transportasi udara mendominasi pergerakan penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Kalimantan Tengah (Kalteng). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalteng mencatat total penumpang angkutan udara mencapai 91.428 orang.
Data tersebut merupakan hasil pemantauan Posko Monitoring dan Pengawasan Angkutan Nataru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Jumlah ini setara dengan 60,8 persen dari total pergerakan penumpang di seluruh moda transportasi.
Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya menjadi bandara dengan jumlah penumpang terbanyak, yakni 49.824 orang. Tingginya angka ini mencerminkan peran Bandara Tjilik Riwut sebagai pintu gerbang utama transportasi udara di Kalteng.
Selain itu, Bandara Iskandar di Kabupaten Kotawaringin Barat mencatat pergerakan sebanyak 30.082 penumpang. Sementara Bandara H. Asan di Sampit melayani 9.266 penumpang selama periode Nataru.
Adapun Bandara H. Muhamad Sidik mencatat jumlah penumpang sebanyak 2.256 orang. Meski lebih kecil, bandara ini tetap berkontribusi dalam mendukung konektivitas udara di wilayah Kalimantan Tengah.
Kepala Dishub Provinsi Kalteng, Yulindra Dedy, menyampaikan bahwa pelaksanaan angkutan Nataru 2025/2026 berjalan dengan aman dan terkendali.
“Secara umum, penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru di Kalimantan Tengah berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu kelancaran transportasi,” ujarnya, Rabu, 7 Januari 2025.
Ia menambahkan, data pergerakan penumpang tersebut menjadi dasar penting dalam melakukan evaluasi dan perencanaan ke depan.
“Data ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan keselamatan, serta memastikan kualitas pelayanan transportasi semakin baik, terutama pada periode angkutan khusus seperti hari-hari besar” kata Dedy.
Dishub Kalteng berkomitmen akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjamin layanan transportasi yang aman, nyaman, dan merata di seluruh wilayah Kalteng.