INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus menganggu aktivitas warga Kalimantan Tengah (Kalteng). Menghadapi kondisi tersebut, Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Kalteng memperkuat upaya pencegahan gangguan kesehatan akibat kabut asap dengan menggelar pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan bagi kader di Palangka Raya.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko paparan asap, sekaligus membantu kader mengenali kondisi kesehatan mereka selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Kalteng.
Ketua DPW PKS Kalteng, Sirajul Rahman, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari perhatian partai terhadap kesehatan kader. Selain pemeriksaan medis sederhana, peserta juga memperoleh penyuluhan mengenai upaya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
“Jadi kegiatan penyuluhan ini adalah untuk mengecek kembali kesehatan teman-teman kader di PKS. Di sini salah satunya pelayanan kesehatan, kemudian kita juga mengadakan penyuluhan,” kata Sirajul, Minggu 18 Oktober 2026.
Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, serta saturasi oksigen menggunakan oksimeter. Panitia juga menyiapkan tabung oksigen sebagai langkah antisipasi apabila ada peserta yang membutuhkan bantuan terkait penurunan kadar oksigen.
Sirajul yang juga menjabat Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng itu menjelaskan, pelayanan kali ini secara khusus ditujukan kepada kader PKS. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan sebanyak empat kali dengan sasaran masyarakat umum.
Program tersebut juga berjalan di tingkat kabupaten dan kota. Sejumlah Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS melaksanakan pelayanan kesehatan bagi kader maupun masyarakat, menyesuaikan dengan kebutuhan di wilayah masing-masing.
Di tengah ancaman kabut asap, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel asap. Warga juga perlu mewaspadai gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama ketika kualitas udara memburuk.
Sirajul menegaskan, pelayanan kesehatan akan tetap dilanjutkan selama kondisi darurat asap masih berlangsung. Menurut dia, dukungan kesehatan diperlukan secara berkelanjutan hingga situasi kembali kondusif.
“Kita akan tetap melakukan pelayanan sampai bencana ini benar-benar selesai. Jadi kondisi yang seperti ini kita tuntaskan sampai selesai,” ujarnya.
Melalui pemeriksaan dan penyuluhan tersebut, PKS Kalteng berharap kader semakin memahami pentingnya memantau kondisi tubuh dan menerapkan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan selama bencana asap.
Editor: Andrian