INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, melakukan kunjungan ke lokasi demplot program Aku Hatinya PKK yang terletak di kawasan persemaian Hiu Putih Berkah, pada Minggu, 14 September 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya TP PKK untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif melalui gerakan pemberdayaan keluarga.
Dalam peninjauan tersebut, Aisyah didampingi oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kolaborasi antara sektor kehutanan dan gerakan PKK. Turut hadir pula Kepala Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Lahan Dinas Kehutanan Kalteng, Ansar, yang menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
Aisyah menyampaikan bahwa program Aku Hatinya PKK memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendorong kemandirian masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber bahan pangan sehat dan murah adalah solusi praktis yang dapat diterapkan di hampir seluruh rumah tangga.
“Program ini memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam menyediakan bahan pangan yang sehat dan terjangkau,” ungkap Aisyah.
Lebih lanjut, Aisyah menekankan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan. Ia mengungkapkan bahwa setiap keluarga dapat memanfaatkan ruang yang tersedia di sekitar rumah untuk menanam berbagai tanaman yang berguna, seperti sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan komitmen pihaknya dalam menyinergikan program kehutanan dengan gerakan PKK. Ia berharap demplot tersebut bisa menjadi percontohan yang memberi manfaat langsung bagi keluarga dan masyarakat, serta berkontribusi pada pelestarian lingkungan.
“Demplot ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga menjadi edukasi penting bagi masyarakat dalam mengelola lahan secara berkelanjutan,” ujar Agustan.
Agustan juga berharap agar keberadaan demplot ini dapat diperluas ke wilayah lain di Kalteng, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Menurutnya, gerakan pemanfaatan pekarangan produktif sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan keluarga.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemanfaatan lahan secara produktif, berdaya guna, serta ramah lingkungan melalui gerakan pemberdayaan keluarga,” tambahnya.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari Ansar, Kepala Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Lahan Dinas Kehutanan Kalteng. Menurutnya, kegiatan ini mendorong partisipasi masyarakat dalam rehabilitasi lingkungan melalui kegiatan sederhana namun berkelanjutan. Ia berharap demplot percontohan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk menerapkan pola pemanfaatan pekarangan di rumah masing-masing.
“Dengan adanya demplot ini, kami berharap masyarakat dapat termotivasi untuk memanfaatkan pekarangan mereka dengan cara yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” tutur Ansar.
Aisyah juga menegaskan komitmen TP PKK untuk terus mengembangkan program-program yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan. Ia berharap kolaborasi lintas sektor yang terjalin antara TP PKK dan Dinas Kehutanan dapat memperkuat keberlanjutan program Aku Hatinya PKK di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
“Kolaborasi antara sektor pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan dampak yang lebih besar. Kami berharap program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kalteng,” ungkap Aisyah.
Dalam kesempatan tersebut, Aisyah menutup kunjungannya dengan sesi dialog bersama pengelola demplot, serta peninjauan langsung terhadap tanaman hortikultura dan tanaman obat keluarga yang dibudidayakan. Ia berharap penguatan kolaborasi antara TP PKK dan Dinas Kehutanan dapat menjadi model sinergi yang efektif dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga di Kalimantan Tengah.
“Dengan kerjasama yang erat antara TP PKK dan Dinas Kehutanan, kami yakin program Aku Hatinya PKK dapat menjadi contoh yang menginspirasi dalam pemberdayaan keluarga dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” pungkas Aisyah.
Penulis: Redha
Editor: Andrian