INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kabupaten. Dukungan itu dilakukan melalui penyediaan perlengkapan pemadaman serta kolaborasi dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng).
Bantuan peralatan tersebut ditujukan untuk mendukung petugas dan relawan di lapangan agar dapat menangani kebakaran dengan lebih efektif. Ketersediaan perlengkapan menjadi salah satu kebutuhan penting, terutama ketika api sulit dijangkau dan membutuhkan penanganan cepat.
Dalam upaya tersebut, Pemprov Kalteng menyiapkan sejumlah peralatan pendukung pemadaman. Peralatan yang tercantum meliputi mesin alkon Robin/Ryu berukuran 2 inci, konektor 1,5 inci, selang spiral, dan selang pemadam berukuran 1,5 inci.
Selain itu, tersedia pula nozel, konektor Y berukuran 1,5 inci, serta tangki fleksibel atau flexible tank. Perlengkapan lain yang disiapkan adalah masker untuk mendukung kebutuhan petugas selama menjalankan tugas di lapangan.
Agustiar menempatkan kerja sama lintas instansi sebagai bagian penting dalam penanganan karhutla. Kolaborasi Pemprov Kalteng dengan Polda Kalteng diharapkan memperkuat dukungan terhadap personel yang melakukan pemadaman di wilayah terdampak.
Peralatan pemadaman memiliki peran berbeda sesuai kebutuhan di lapangan. Mesin alkon membantu memasok air, sedangkan selang, konektor, dan nozel mendukung penyaluran serta pengaturan semprotan air menuju titik api.
Sementara itu, tangki fleksibel dapat digunakan sebagai tempat penampungan air sementara sesuai kebutuhan operasi. Masker menjadi perlengkapan pendukung bagi petugas, meski penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis masker dan tingkat paparan asap di lokasi kebakaran.
Dukungan peralatan tersebut diharapkan membantu mempercepat respons terhadap titik api dan mengurangi risiko meluasnya kebakaran. Penanganan yang cepat juga penting untuk menekan dampak karhutla terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Meski demikian, efektivitas penanganan tidak hanya bergantung pada ketersediaan peralatan. Koordinasi antarpersonel, kecukupan pasokan air, kesiapan sarana, serta pemantauan titik rawan tetap diperlukan agar upaya pemadaman berjalan optimal.
Melalui dukungan perlengkapan dan kolaborasi dengan Polda Kalteng, Pemprov Kalteng berupaya memperkuat penanganan karhutla di daerah. Rincian kabupaten penerima, jumlah setiap jenis peralatan, waktu penyaluran, serta pernyataan langsung Agustiar Sabran masih perlu dikonfirmasi sebelum berita diterbitkan agar informasi yang disampaikan akurat dan tidak melampaui data yang tersedia.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian