INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri pelaksanaan pasar murah di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, (3/10/2025).
Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-66 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 2.000 paket sembako dibagikan secara gratis kepada warga yang hadir.
Pasar murah merupakan bagian dari program Kalteng Berkah Kalteng Maju yang rutin digelar pemerintah provinsi di berbagai kabupaten dan kota.
Agustiar menegaskan, program tersebut dirancang sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok.
Ia menyebut pasar murah akan terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh warga Kalimantan Tengah.
“Insya Allah ke depan pasar murah seperti ini akan digelar tiga hingga empat kali setahun di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” kata Agustiar.
Paket sembako yang disalurkan berisi beras 5 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir dengan nilai sekitar Rp147.500.
Pemerintah provinsi memberikan subsidi sebesar Rp132.500 sehingga warga seharusnya hanya perlu menebus dengan harga Rp15.000 per paket.
Namun khusus di Mendawai, Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, meminta izin kepada gubernur agar sisa biaya tersebut ditanggung oleh Pemkab Kobar.
Nurhidayah mengatakan kebijakan itu menjadi bentuk hadiah bagi masyarakat karena momentum bertepatan dengan HUT ke-66 Kobar.
“Sisa biaya Rp15.000 per paket ditanggung Pemkab agar warga bisa membawa pulang paket sembako ini secara gratis,” ujar Nurhidayah yang disambut tepuk tangan warga.
Agustiar mengapresiasi langkah Pemkab Kobar yang dinilainya menunjukkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Menurutnya, kebijakan tersebut semakin menambah kebahagiaan masyarakat pada peringatan hari jadi daerah tersebut.
Selain pasar murah, Agustiar juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi terhadap sektor pendidikan, kesehatan, nelayan, dan petani.
Ia menyebut berbagai program seperti beasiswa, layanan kesehatan gratis, hingga asuransi nelayan akan terus diperluas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Suasana pasar murah di Mendawai berlangsung meriah, dengan ribuan warga hadir sejak pagi hari untuk mendapatkan paket sembako.
Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih sejahtera.
Penulis : Yusro
Editor : Maulana Kawit