website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Agustan: Listrik Penopang Utama Pembangunan Vital

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining. IST

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kehutanan menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk pembangunan jaringan distribusi listrik 20 kV. Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di Aula Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Senin (8/9), dan mencakup wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Katingan, dan Lamandau.

Agustan Saining, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, menyampaikan apresiasi terhadap terjalinnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalteng dan PLN. Menurut Agustan, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan rasio elektrifikasi di wilayah Kalimantan Tengah.

“Harapan kami, melalui pembangunan jaringan distribusi listrik 20 kV ini, akses listrik bagi masyarakat bisa semakin merata, bahkan mencapai 100 persen di wilayah Kalteng. Ketersediaan listrik merupakan kebutuhan vital dan penopang utama dalam setiap aspek pembangunan,” ujar Agustan saat penandatanganan kerja sama.

Iwan Soelistijono, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, mengungkapkan komitmennya untuk melaksanakan pembangunan jaringan distribusi dengan penuh tanggung jawab dan berwawasan lingkungan. Pembangunan jaringan distribusi ini akan dilakukan di atas kawasan hutan seluas 80,98 hektare yang mencakup hutan produksi, hutan produksi terbatas, dan hutan lindung.

Pasang Iklan

“PLN memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan akan tetap mengikuti regulasi kehutanan yang berlaku, termasuk kewajiban pembayaran provisi sumber daya hutan, dana reboisasi, hingga kewajiban reklamasi dan revegetasi setelah masa kerja sama berakhir,” ujar Iwan.

Iwan juga menambahkan bahwa tujuan utama PLN dalam proyek ini adalah menghadirkan akses listrik yang lebih luas tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah. “Pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya menyediakan akses energi yang vital, tetapi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas masyarakat, dan memperkuat daya saing daerah,” kata Iwan.

Menurut Iwan, kerja sama ini menjadi simbol nyata bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan dan pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dan saling mendukung. Dengan adanya akses listrik yang merata, masyarakat di wilayah Kalteng diharapkan dapat memanfaatkan energi untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Ia juga menegaskan, PLN berkomitmen mendukung terwujudnya pembangunan hijau atau green development di Kalimantan Tengah, yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan energi yang bersih dan berkelanjutan.

Agustan menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawasi pelaksanaan kerja sama ini untuk memastikan bahwa pembangunan jaringan distribusi listrik tidak merusak kawasan hutan yang ada. “Kami akan terus melakukan pemantauan agar proyek ini berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada, sehingga kelestarian lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.

Kerja sama ini tidak hanya mengarah pada pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga berupaya untuk mendorong pemerataan akses energi di daerah-daerah terpencil yang selama ini masih kesulitan mendapatkan pasokan listrik. Pemerintah Provinsi Kalteng dan PLN berharap dengan adanya jaringan distribusi ini, masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Katingan, dan Lamandau akan merasakan manfaat nyata dari peningkatan kualitas layanan listrik yang handal, aman, dan berkelanjutan.

Pasang Iklan

Agustan juga menambahkan bahwa proyek ini sejalan dengan program transformasi energi nasional yang dicanangkan pemerintah, yaitu mengarah pada penggunaan energi terbarukan dan efisiensi energi. “Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk mendukung ketahanan energi nasional dengan memastikan distribusi listrik yang adil bagi seluruh masyarakat,” jelas Agustan.

Sementara itu, Iwan Soelistijono menyatakan bahwa pembangunan jaringan distribusi listrik di wilayah Kalteng akan dilaksanakan dalam beberapa tahap. “Kami akan memastikan bahwa setiap tahap dilakukan dengan hati-hati, memperhatikan aspek lingkungan, dan memastikan kualitas pembangunan jaringan listrik yang baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Agustan Saining juga mengungkapkan bahwa pembangunan jaringan listrik ini akan membuka peluang baru dalam bidang ekonomi, seperti industri kecil dan menengah (IKM), serta membuka lapangan kerja di daerah-daerah yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik.

Dengan kerja sama ini, PLN dan Pemprov Kalteng berharap dapat mengurangi kesenjangan dalam akses listrik antara daerah perkotaan dan pedesaan, sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi perkembangan ekonomi daerah.

Pihak PLN juga berkomitmen untuk mengutamakan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat lokal dalam pelaksanaan proyek. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat sekitar.

Secara keseluruhan, kerja sama ini diharapkan dapat mendorong percepatan rasio elektrifikasi di Kalimantan Tengah, yang merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, memperbaiki kualitas hidup, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Pasang Iklan

Penulis: Redha
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran