INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Listrik tentunya sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih lagi di era digital seperti sekarang ini. Oleh karenanya kehadiran listrik sangat mempengaruhi sebagian besar kehidupan masyarakat saat ini.
Meskipun demikian, hingga saat ini ada beberapa wilayah khususnya yang berada di wilayah pedesaan dan pelosok, belum teraliri listrik. Terkait dengan hal tersebut, anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng, Willy M. Yoseph mengatakan bahwa ada beberapa wilayah di Kalteng yang hingga saat ini masih belum teraliri listrik.
“Jadi salah satu problem kita saat ini adalah listrik. Karena ada kurang lebih 491 Desa di Kalteng yang masih belum masuk PLN atau belum teraliri listrik. Ini merupakan tugas yang musti kita cari solusinya dengan melakukan koordinasi mulai dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalteng, hingga para legislator dari Kalteng di DPR RI,” ucap mantan Bupati Murung Raya tersebut, Selasa 7 September 2021.
Dia menambahkan bahwa dengan upaya yang dilakukan tersebut tentunya, sebagai bagian dari upaya untuk menuju “Kalteng Terang” mengingat kehadiran listrik dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Sementara itu salah satu kendala yang musti dihadapi adalah infrastruktur di Kalteng karena hal tersebut berkaitan dengan mobilitas atau jaringan PLN.
Terlebih lagi seperti yang kita ketahui bahwa Kalteng, mempunyai wilayah yang sangat luas dan jarak antara Desa yang satu dengan Desa lainnya sangat jauh, bahkan tidak ada jalan sehingga pembangunan transmisi atau jaringan listrik sulit dilakukan bahkan tidak bisa.
“Kecuali upaya yang dilakukan sementara ini untuk memenuhi kebutuhan listrik, adalah dengan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (solar cell) atau PLTS. Bisa juga dilakukan dengan tenaga diesel, tapi itu biaya operasionalnya mahal,” lanjut politisi PDI Perjuangan tersebut.
Sehingga dia berharap nantinya dengan bantuan dan kerjasama dari seluruh elemen baik itu Pemerintah, stakeholder terkait lainnya seperti yang direncanakan bahwa pada Tahun 2024 nanti, 491 Desa yang tidak teraliri listrik tersebut juga dapat menikmati kehadiran listrik di desanya masing-masing.