INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat, Sri Lestari, menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah ke depan. Menurutnya, data yang akurat akan menjadi fondasi utama pemerintah dalam menyusun program yang tepat sasaran bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
Hal itu disampaikan Sri Lestari usai mengikuti Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di halaman kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kotawaringin Barat, Selasa (12/5). Kegiatan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan pendataan ekonomi secara menyeluruh di wilayah Kobar.
Sri Lestari mengatakan, perkembangan dunia usaha di Kotawaringin Barat terus mengalami perubahan sehingga membutuhkan data terbaru dan valid. Dengan adanya sensus ekonomi, pemerintah daerah dapat mengetahui kondisi riil perekonomian masyarakat, termasuk pertumbuhan usaha kecil, sektor perdagangan, jasa, hingga usaha kreatif yang berkembang di daerah.
Menurut dia, hasil sensus nantinya tidak hanya menjadi arsip statistik semata, tetapi juga menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan ekonomi daerah. Mulai dari kebijakan peningkatan investasi, pengembangan UMKM, hingga upaya membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
“Sensus Ekonomi 2026 sangat penting karena dari data inilah pemerintah bisa melihat kondisi ekonomi masyarakat secara nyata. Kebijakan pembangunan tentu harus berdasarkan data yang benar agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran,” ujar Sri Lestari.
Ia juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha di Kotawaringin Barat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang jujur dan lengkap kepada petugas lapangan.
Sri Lestari berharap, melalui sensus ekonomi ini, pemerintah daerah memiliki basis data yang kuat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Marunting Batu Aji.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian