INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Tengah, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari, menegaskan pentingnya peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Andi, KADIN tidak hanya berfungsi sebagai wadah para pelaku usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lapangan kerja, memperkuat investasi, dan membangun ekosistem usaha yang sehat hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Ia menilai, kolaborasi yang kuat antara KADIN dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam melahirkan kebijakan ekonomi yang adaptif terhadap dinamika global, sekaligus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“KADIN adalah mitra pemerintah yang harus terus kita kembangkan menjadi lebih baik dan bagus ke depannya. Sinergi ini menjadi kunci agar pelaku usaha dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja. Tujuannya jelas, memajukan dunia usaha di Kalimantan Tengah, mulai dari tingkat provinsi hingga menyentuh kabupaten dan kota,” ujar Andi.
Ia menambahkan, pertumbuhan investasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang kompeten agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.
Karena itu, Andi mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah dijalankan KADIN Kalimantan Tengah, salah satunya Program Mahasiswa Entrepreneur “MATANG” (Miliarder Huma Betang) yang diluncurkan pada Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) KADIN Kalteng pada Desember 2025.
Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi wirausaha muda sekaligus memperkuat ekosistem investasi di Kalimantan Tengah.
“Di Kalteng ini ada program Mahasiswa Entrepreneur ‘MATANG’. Ini adalah program yang sangat bagus untuk terus disosialisasikan agar tercipta ekosistem investasi yang kuat di Kalteng, serta melahirkan penyedia sumber daya manusia yang unggul,” katanya.
Andi berharap program tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi terus dikembangkan agar mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha baru yang berdaya saing dan mampu membuka lapangan pekerjaan.
Dalam kesempatan itu, Andi juga memastikan akan menghadiri Musprov VIII KADIN Kalimantan Tengah sekaligus pelantikan kepengurusan baru yang dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Juli 2026.
Ia berharap forum tersebut menghasilkan kepengurusan yang mampu memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya akan hadir di Musprov dan pelantikan KADIN Kalteng. Harapan kita bersama bahwa KADIN Kalteng akan bersinergi dengan para pelaku usaha dan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun daerah, untuk bersama-sama memajukan ekonomi Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
Editor: Andrian