website murah
website murah
website murah
website murah
website murah

Wah Gawat! Kantor Desa Tukuneno Disegel Masyarakat, Ini Penyebabnya

INTIMNEWS.COM, ATAMBUA – Kantor Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat (TasBar) Kabupaten Belu disegel masyarakat Tala. Diduga karena salah satu anggota Badan Pengawas Desa (BPD) yang terpilih melalui pemilihan langsung masyarakat, tidak dilantik dan melakukan penggantian secara sepihak, Selasa 13 Juli 2021.

“Saya dibawa beberapa masyarakat Tala ke kantor Desa dan kantor BPD melakukan penyegelan karena merasa tidak puas, yang sebelumnya sudah melakukan pelaporan terhadap beberapa instansi terkait namun tidak diindahkan sampai selesai pelantikan,” kata anggota BPD Dusun Tala terpilih namun tidak dilantik, Felisianus Siku.

Dari pantauan awak media, aktifitas di kantor desa terhenti akibat penyegelan tersebut, sehingga beberapa perangkat desa harus membawa pekerjaan ke rumah.

Selain itu, Felisianus mengatakan surat resmi yang diumumkan setelah pemenangan sempat ditempel di papan informasi kantor Desa Tukuneno, namun disobek dan dibuang ke tong sampah.

Pasang Iklan

Diketahui dalam pemilihan anggota BPD Dusun Tala diikuti dua calon, namun saat perhitungan suara dimenangkan secara mutlak oleh Felisianus Siku dengan perolehan suara 150, dan lawannya hanya mencapai 90 suara.

“Pada saat pelantikan bukan saya yang dilantik namun lawan saya yang kalah atas hasil pemungutan suara dua bulan kemarin, namun saat saya tidak dilantik belum ada surat resmi atau pemberitahuan dari panitia agar digantikan dengan lawan yang kalah dan penyebab pastinya mengapa saya yang menang tetapi yang dilantik lawan saya yang kalah dalam hasil pemungutan suara tersebut,” paparnya.

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Desa Tukuneno Siprianus Wedin Kali, ia mengatakan, ini hak masyarakat apa yang dilakukan. “Akan kita tindak lanjuti sesuai prosedur dengan melaporkan keaadaan sekarang ke PMD kabupaten Belu,” jelasnya.

Selain itu awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas PMDK Januaria Nona Alo S.Ip K, namun ia menyebut belum mendapatkan laporan. “Sore, kami belum dapat laporan dari kepala desa,” jawabnya.

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan