INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gerakan Mahasiswa dan Rakyat (GERMARA) Kalimantan Tengah menggelar demonstrasi di depan gerbang Kantor DPRD Kalteng, Senin 4 Juli 2022.
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palangka Raya dan masyarakat ini turun ke jalan menyampaikan tuntutannya terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite yang sudah terjadi sejak beberapa minggu terakhir.
Pada saat mahasiswa menyampaikan orasi pihak DPRD Kalteng menyambut mahasiswa untuk masuk kedalam halaman depan kantor DPRD Kalteng, mahasiswa lalu kembali berorasi serta menyampaikan keluh kesah dari masyarakat terkait dua permasalahan penting yang harus segera ditangani.
Pihak DPRD dalam hal ini diwakilkan oleh Ketua Komisi II DPRD Kalteng, H. Achmad Rasyid menyampaikan terimakasih dan menyambut baik apa yang dilakukan mahasiswa,
“Kami menyambut baik para mahasiswa yang melakukan demonstrasi dan menyampaikan keluh kesah yang terjadi di kota Palangka Raya saat ini, kami juga berterima kasih sudah mau mengingatkan kami agar segera mengatasi permasalahan yang terjadi dimasyarakat hari ini mengenai kelangkaan pertalite yang terjadi di Kalteng khususnya kota Palangka Raya,” ungkapnya.
“Terkait permasalahan kelangkaan pertalite ini kami akan terus berupaya dengan dinas terkait untuk segera mengatasi permasalahan kelangkaan dan juga menyampaikan kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti para pelangsir yang nakal, yang mungkin juga menjadi penyebab kelangkaan pertalite, dan kami akan terus berkoordinasi dan menjaga agar pertalite kembali norma,” tambah Achmad Rasyid.
Sedangkan mengenai persoalan RUU KUHP, ia menyampaikan bahwa pihak DPRD Kalteng tidak dilibatkan dalam pembahasan terkait RKUHP ini karena itu adalah kewenangan pusat yaitu DPR RI. “Karena keterbatasan tugas dan fungsi kami hanya menangani masalah yang terjadi di daerah,” tutupnya.
Tuntutan-tuntutan dari massa aksi GERMARA akhirnya diterima dan ditandatangani langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kalteng, H. Achmad Rasyid. Selanjutnya akan ditindaklanjuti dan dikirim ke pusat sebagai upaya dan komitmen terhadap perjuangan yang dilakukan oleh Mahasiswa.
Editor: Andrian