
INTIMENWS.COM, KASONGAN – Sebanyak 66 orang pasukan pengibar bendera (Paskibraka) dari 13 kecamatan di tingkat kabupaten Katingan akan dilantik mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat).
Sebelum ditentukan sebagai petugas pengibar bendara sang merah putih para peserta terlebih dahulu mendapatkan pelatihan guna persiapan menjelang peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 pada tahun 2022.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisporbudpar) Kabupaten Katingan melalui Kabid Pemuda dan Olah Raga Alfridapit mengungkapkan pada pelaksanaan seleksi peserta melibatkan beberapa tim yaitu Polisi, TNI, Tim Kesehatan dan Panitia dari kabupaten.
“Untuk metode seleksi kita menggunakan metode turun kelapangan, mengunakan metode jemput bola,” ungkapnya dengan Intimnews. Senin 8 Agustus 2022.
Terkait penilaian para peserta dilihat dari pengetahuan, keterampilan, kesehatan, tinggi badan, dan bentuk badan yang ideal merujuk kepada standar ketentuan pusat.
Mengenai siapa-siapa saja yang bertugas menjadi pasukan delapan bertugas sebagai pengibar bendera, pasukan 17 sebagai pengiring dan pasukan 45 sebagai pengawal belum ditetapkan.
“Pelatih belum menentukan karena meraka masih dalam tahap proses. Setelah melihat dari kecakapannya dimana posisi yang tepatnya siapa pasukan pengibar bendera atau pemegang baki,” jelasnya.
Disisi lain Novi selaku pelatih peserta pasibraka juga menambahkan peserta pengibar bendera harus siap secara mental, dan fisik.
“Kami masih lakukan persiapan dan pelatihan terhadap para peserta, diingatkan untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan semoga sehat semua sampai tugas pengibaran bendera selesai,” pungkasnya.
Untuk diketahui malam ini akan dilakukan upacara pembukaan Diklat Paskobraka yang awalnya digelar di gedung Salawah harus dipindahkan ke Aula Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Katingan, dijadwalkan mulai pukul sekira pukul 19.00 Wib.
(Zali)