INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH— Pemerintah Kabupaten Barito Utara menjadikan Safari Ramadan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi pembangunan di tingkat desa.
Hal itu terlihat dalam kegiatan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin di Masjid Jami Ar Rahim, Desa Benao Hilir, Kecamatan Lahei Barat, Senin malam, 2 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Barito Utara, serta tokoh agama dan masyarakat setempat. Pemerintah daerah menyebut Safari Ramadan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang dialog sosial antara pemerintah dan warga.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum memperkuat ikatan sosial sekaligus menjaga stabilitas masyarakat di tengah proses pembangunan daerah.
“Ramadan bukan hanya ibadah individual, tetapi juga penguatan kebersamaan sosial yang menjadi fondasi pembangunan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyalurkan bantuan hibah senilai Rp1 miliar untuk Masjid Jami Ar Rahim. Bantuan tersebut ditujukan untuk peningkatan fasilitas ibadah agar lebih layak dan nyaman digunakan jamaah.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan rencana percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Lahei Barat, khususnya perbaikan sejumlah jembatan yang menjadi akses utama mobilitas warga.
Ia menilai keterbatasan infrastruktur masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat di sejumlah desa. Karena itu, perbaikan konektivitas wilayah ditempatkan sebagai prioritas pembangunan.
“Konektivitas wilayah harus diperkuat agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terhambat,” kata Shalahuddin.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan, keagamaan, dan nilai sosial berbasis gotong royong.
Dalam dialog tersebut, sejumlah warga juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan akses jalan, peningkatan fasilitas pendidikan, dan dukungan kegiatan keagamaan di tingkat desa.
Kegiatan Safari Ramadan ditutup dengan buka puasa bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat. Pemerintah berharap kegiatan semacam ini dapat memperkuat kedekatan antara pemerintah dan warga sekaligus menjadi ruang penyerapan aspirasi secara langsung. (Shp/Maulana Kawit)