INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, meminta 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya menjadikan penghargaan tersebut sebagai pemacu untuk meningkatkan kinerja. Ia berharap para penerima penghargaan dapat menjadi teladan bagi aparatur lain dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat.
Rumiadi mengapresiasi pemberian penghargaan kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya. Menurut dia, Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghormatan negara terhadap aparatur yang telah menunjukkan pengabdian dalam jangka waktu tertentu.
Penghargaan tersebut juga mencerminkan perjalanan pengabdian, loyalitas, kedisiplinan, dan dedikasi ASN dalam menjalankan tanggung jawab sebagai abdi negara. Karena itu, Rumiadi berharap penghargaan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar seremoni.
“Selamat kepada seluruh ASN yang menerima Satyalancana Karya Satya. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun,” kata Rumiadi, Jumat, 14 Agustus 2026.
Penyematan dan penyerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya berlangsung di Aula Cahai Ondhui Tingang, Kabupaten Murung Raya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 27 ASN menerima penghargaan berdasarkan masa pengabdian mereka. Rinciannya, 19 ASN memperoleh Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 10 tahun, enam ASN untuk masa pengabdian 20 tahun, dan dua ASN untuk masa pengabdian 30 tahun.
Rumiadi menilai lamanya masa pengabdian tidak semestinya hanya menjadi catatan administratif. Pengalaman yang diperoleh selama menjalankan tugas, kata dia, perlu diwujudkan dalam kualitas kerja yang semakin baik.
Ia berharap para penerima penghargaan dapat berbagi pengalaman positif dengan aparatur lainnya. Keteladanan itu dapat ditunjukkan melalui kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta kesungguhan dalam menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan.
Menurut Rumiadi, integritas juga menjadi bagian penting dari pengabdian ASN. Aparatur dituntut bekerja secara jujur dan bertanggung jawab agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.
“ASN yang telah mendapatkan penghargaan ini diharapkan bisa menjadi teladan bagi rekan-rekan lainnya. Dedikasi dan pengalaman yang dimiliki hendaknya ditularkan melalui sikap kerja yang baik dan pelayanan yang maksimal,” ujarnya.
Ia mengatakan penghargaan Satyalancana Karya Satya seharusnya menjadi motivasi untuk meningkatkan kompetensi. Perubahan kebutuhan masyarakat menuntut aparatur memiliki kemampuan yang terus berkembang dan mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan pelayanan publik.
Rumiadi juga menekankan pentingnya orientasi pelayanan dalam pekerjaan ASN. Menurut dia, keberadaan aparatur pemerintah pada akhirnya harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang efektif dan berkualitas.
Selain kemampuan teknis, ia mendorong ASN mempertahankan etos kerja dan profesionalitas. Kedisiplinan dalam menjalankan tugas perlu berjalan seiring dengan loyalitas terhadap institusi dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat.
Rumiadi berharap 27 penerima Satyalancana Karya Satya dapat menjadi contoh bagi ASN yang lebih muda. Pengalaman panjang para penerima penghargaan diharapkan dapat menjadi sumber pembelajaran untuk membangun budaya kerja yang profesional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir dari pengabdian. Satyalancana Karya Satya, menurut Rumiadi, semestinya menjadi pengingat bagi aparatur untuk terus mempertahankan dedikasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan semangat pengabdian yang terus dijaga, Rumiadi berharap para ASN penerima Satyalancana Karya Satya dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Murung Raya. Pengalaman mereka diharapkan menjadi modal untuk menciptakan pelayanan publik yang semakin profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Penulis : JMY/Maulana K
Editor : Andrian