INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur olahraga menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah. Penegasan itu disampaikan dalam rapat koordinasi Komisi C DPRD Kobar bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang secara khusus membahas progres dan kelengkapan venue Porprov.
Ketua Komisi C DPRD Kobar, H. Arif Asrofi, menyampaikan bahwa seluruh persiapan infrastruktur telah dirancang sejak 2025 dan kini memasuki tahap realisasi. DPRD, kata dia, berkewajiban memastikan perencanaan tersebut tidak hanya selesai di atas kertas, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Perencanaan ini sudah kita godok sejak 2025. Sekarang fokus kita adalah memastikan seluruh fasilitas benar-benar siap dan bisa dimanfaatkan sebagai dapur atlet,” kata Arif Asrofi, Rabu (14/1).
Dalam rapat tersebut, PUPR memaparkan pembangunan sejumlah venue utama Porprov, di antaranya sirkuit motor cross, menara panjat tebing, arena skateboard, serta penyempurnaan Gedung PONI. Seluruh venue tersebut dirancang untuk mendukung cabang olahraga unggulan dan kebutuhan pemusatan latihan atlet.
DPRD juga menyoroti pembangunan infrastruktur dasar di kawasan Sport Center, termasuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) berupa penyediaan air bersih dan sistem pengelolaan air limbah. Infrastruktur ini dinilai krusial untuk menjamin kenyamanan dan kelayakan venue saat digunakan.
Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung lain turut menjadi perhatian, seperti gelanggang panahan, GOR bola basket, GOR sepak takraw, lapangan voli dan voli pasir, hingga peningkatan dan rehabilitasi akses jalan menuju venue olahraga, termasuk lapangan tenis di kawasan Pasar Panjang.
Meski progres pembangunan berjalan, DPRD Kobar mencatat masih adanya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, antara lain pembangunan lintasan road race, gedung tenis meja, serta lintasan atletik. Arif Asrofi menekankan, keberadaan fasilitas tersebut menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Kita tidak ingin Porprov hanya menjadi agenda seremonial. Infrastruktur yang dibangun harus menjadi warisan jangka panjang dan mampu melahirkan atlet berprestasi yang menjadi pendulang medali bagi Kotawaringin Barat,” tegas Arif Asrofi.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian