intim news
intim news
intim news
intim news
website murah

Pria Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Rumahnya, Warga Pangkalan Bun Geger

Proses evakuasi jenazah di Pangkalan Bun. (Yus)
intim news

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Warga Jalan G.M. Arsyad, Gang Walut, RT 16, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), digegerkan oleh penemuan seorang pria yang tewas dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Rabu (7/1/2026) siang.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, aparat Polsek Arut Selatan menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Baru terkait dugaan peristiwa bunuh diri di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.

Korban diketahui bernama Abdul Ricky S. (22), seorang wiraswasta asal Pangkalan Bun. Berdasarkan data kepolisian, korban lahir pada 30 April 2003, beragama Islam, bersuku Melayu, dan tinggal seorang diri di rumah yang menjadi lokasi kejadian.

intim news

Kronologi penemuan bermula ketika seorang saksi mendatangi rumah korban dengan maksud mencari sabun cuci motor. Namun, setibanya di lokasi, saksi mendapati rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Pintu rumah terhalang sebuah kasur spring bed, sementara seluruh jendela tertutup rapat oleh tirai.

Merasa curiga, saksi kemudian mengajak warga lain untuk membantu. Saat tirai jendela dibuka, saksi mencium bau tidak sedap dan melihat korban telah dalam kondisi tergantung di dalam rumah.

Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada keluarga korban, warga sekitar, serta ketua RT setempat.

intim news

Kapolsek Arut Selatan AKP Retno membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan keterangan sementara dari para saksi dan tetangga, korban diketahui tinggal seorang diri.

“Istri dan anak korban sudah tidak lagi tinggal bersama karena tengah menjalani proses perceraian,” sebut Kapolsek.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta mencatat keterangan para saksi.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi oleh Unit Inafis Polres Kobar ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk melengkapi administrasi penyelidikan, meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di lokasi kejadian.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap warga yang hidup sendiri dan berpotensi mengalami tekanan psikologis.

Penulis: Yusro 

Editor: Andrian 

intim news
Baca juga
intim news