INTIMNEWS.COM, SUKAMARA – Pj Bupati Sukamara Rendy Lesmana membuka acara resmi Focus Group Discussion (FGD) III finalisasi dokumen rancangan penyusunan rencana induk dan peta jalan pemajuan Iptek di daerah (RIPJ-PID) Kabupaten Sukamara, Kamis 29 Agustus 2024 di Aula Kantor Bappeda Sukamara.
FGD dihadiri Pj. Sekretaris daerah Sukamara, Narasumber Tenaga Ahli dari Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah (BRIN), Muhammad Zulhamdani, S.IP., M.T dan Rachmawati, S.Si., M.Si, Staf Ahli Bupati Sukamara, Asisten Sekda Sukamara, Kepala OPD Sukamara, Camat Sekabupaten Sukamara dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Sukamara menyampaikan rencana induk dan peta jalan pemajuan Iptek di daerah merupakan wujud dari koordinasi sistem Iptek di daerah melalui konsep kolaborasi penta-helix (unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat/komunitas dan media), yang bersinergi serta berkomitmen mendorong pencapaian target pengembangan inovasi daerah yang lebih inklusif, akseleratif, dan konkrit.
“FGD ini salah satu tahapan dalam penyusunan dokumen RIPJ-PID, merupakan wahana antar pihak yang secara langsung ataupun tidak langsung untuk memberikan masukan dan saran perbaikan sesuai tugas dan fungsi perangkat daerah. Dan Moment yang tepat bersamaan dengan proses penyusunan dokumen perencanaan lima tahunan RPJMD,” jelas Rendy.
Lanjutnya disampaikan, dokumen RIPJ-PID menjadi usulan riset dan inovasi program prioritas pembangunan daerah meliputi pola pengembangan ekosistem riset dan inovasi untuk produk unggulan daerah, pengembangan ekosistem riset dan inovasi untuk permasalahan utama daerah, penyusunan peta jalan (roadmap) riset dan inovasi dan rekomendasi program indikatif.
“Dalam pelaksanaan FGD ini, semua peserta agar dapat berperan secara aktif, untuk merumuskan kebijakan berbasis bukti, merumuskan pola pengembangan ekosistem riset dan inovasi di daerah, digunakan sebagai landasan ilmiah dalam perumusan dan penerapan kebijakan pembangunan daerah. melalui FGD harapannya bisa memulai langkah awal menuju pencapaian visi dan misi pembangunan yang berbasiskan riset dan membuahkan inovasi-inovasi,” tutupnya.
Editor: Andrian