INTIMNEWS,COM, PANGKALAN BUN — Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut Kotawaringin Barat meresmikan inisiatif terbarunya, yaitu Bank Sampah Plastik Digital yang dinamakan “Banyu Kinum.” Acara sosialisasi yang digelar pada Rabu (26/06) ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pihak terkait, mengingat urgensi penanganan sampah plastik yang semakin meningkat di wilayah ini.
Peluncuran Smart Dropbox
Inisiatif Bank Sampah Digital ini memperkenalkan konsep “Smart Dropbox,” sebuah inovasi yang memungkinkan masyarakat untuk dengan mudah mendaur ulang sampah plastik mereka. Dengan memanfaatkan teknologi digital, Smart Dropbox menawarkan cara yang lebih efisien dan ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah plastik.
Direktur Perumdam Tirta Arut, Sapriansyah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Smart Dropbox ini dilengkapi dengan teknologi canggih yang dapat mengidentifikasi dan memisahkan jenis sampah plastik. “Dengan adanya Smart Dropbox, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendaur ulang sampah plastik, serta mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan,” ujar Sapriansyah.
Penggunaan Smart Dropbox cukup sederhana. Masyarakat hanya perlu memasukkan sampah plastik ke dalam kotak pintar ini, yang kemudian akan secara otomatis menimbang dan mencatat jenis plastik yang dimasukkan. Setiap kali seseorang menggunakan Smart Dropbox, mereka akan mendapatkan poin yang dapat ditukar dengan berbagai hadiah menarik atau potongan harga pada layanan Perumdam Tirta Arut.
Sapriansyah juga menambahkan bahwa untuk mendukung transparansi dan kemudahan akses, pihak Perumdam menyediakan aplikasi pendukung yang dapat diunduh melalui tautan yang telah disediakan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk memantau jumlah sampah yang telah mereka daur ulang dan poin yang telah mereka kumpulkan.
Sosialisasi dan pendidikan lingkungan
Sebagai bagian dari upaya untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya daur ulang, Perumdam Tirta Arut juga melakukan serangkaian kegiatan sosialisasi dan pendidikan lingkungan. Materi sosialisasi yang dibagikan mencakup panduan penggunaan Smart Dropbox, manfaat daur ulang, serta informasi tentang dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan.
“Kami tidak hanya ingin menyediakan solusi teknologi, tetapi juga ingin membangun kesadaran dan pendidikan tentang pentingnya menjaga lingkungan,” kata Sapriansyah. “Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi model yang dapat ditiru oleh daerah lain di Indonesia.”
Dukungan dan kolaborasi, inisiatif Bank Sampah Plastik Digital ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari berbagai pihak. Dalam acara sosialisasi ini, hadir juga perwakilan dari pemerintah daerah, komunitas lingkungan, serta para tokoh masyarakat yang turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini.
Perumdam Tirta Arut berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak dan berharap kolaborasi ini dapat terus berjalan dengan baik,” tutup Sapriansyah.
Dengan adanya Bank Sampah Plastik Digital “Banyu Kinum,” diharapkan masyarakat Kotawaringin Barat semakin tergerak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Penulis : Yusro
Editor : Maulana Kawit