INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menegaskan pentingnya pembentukan karakter dan penguatan kompetensi bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar siap menghadapi persaingan dunia kerja yang terus berkembang.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kalteng, Herson B. Aden, menyampaikan bahwa siswa SMK harus menjadi pribadi yang selalu mau belajar dan tidak berhenti mengasah kemampuan.
Menurut Herson, dunia kerja saat ini bergerak cepat, sehingga lulusan SMK perlu memiliki semangat belajar berkelanjutan agar mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri yang terus berubah.
Ia menggambarkan pentingnya mengasah keterampilan seperti pisau yang harus terus dipertajam agar bermanfaat. “Keterampilan itu tidak boleh berhenti diasah. Kalian harus terus belajar, mengasah diri, dan siap menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Herson menegaskan bahwa kompetensi teknis harus sesuai dengan kebutuhan industri. Ia mendorong siswa SMK untuk aktif mencari informasi tentang peluang kerja dan persyaratan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.
Menurutnya, banyak perusahaan sudah terbuka dalam menyampaikan kebutuhan tenaga kerja melalui website, media sosial, atau forum informasi ketenagakerjaan. Siswa diminta tidak pasif menunggu, tetapi proaktif mencari tahu.
“Kalau ada informasi tentang kebutuhan skill tertentu, sampaikan kepada kami. Pemerintah siap membantu menjembatani kebutuhan tersebut,” katanya.
Selain kemampuan teknis, Herson menyoroti pentingnya etika kerja dan kedisiplinan. Baginya, mentalitas siap kerja merupakan salah satu faktor penting dalam proses rekrutmen.
Ia meminta siswa membangun karakter kuat yang membuat mereka percaya diri dan tidak mudah menyerah. “Bangun mental juara. Jangan hanya ingin ikut-ikutan, tetapi harus punya kemampuan dan kepercayaan diri. Kalian harus bisa,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Herson juga mendorong siswa untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Ia menilai bahwa dunia usaha saat ini memberikan peluang besar bagi anak muda yang berani memulai usaha.
Menurutnya, siswa SMK memiliki bekal keterampilan yang sebenarnya dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri jika terus dilatih dan diasah.
Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk mulai memupuk motivasi berwirausaha sebagai alternatif selain bekerja di perusahaan atau industri.
“Dunia usaha dan dunia industri saat ini membuka berbagai peluang bagi generasi muda yang berani memulai usaha sendiri,” tambahnya.
Herson menegaskan bahwa Pemprov Kalteng berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia muda melalui berbagai program, termasuk pelatihan, pembinaan, dan pendampingan berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah selalu hadir untuk memastikan lulusan SMK memiliki daya saing yang kuat dan mampu menempuh jalan karier yang lebih baik.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar memberi manfaat bagi masa depan kalian,” ujarnya.
Dengan penguatan karakter, peningkatan keterampilan, dan dukungan pemerintah, Herson meyakini lulusan SMK di Kalimantan Tengah dapat menjadi tenaga kerja yang siap berkompetisi sekaligus berpotensi menciptakan usaha baru di masa mendatang.
Penulis : Suhairi
Editor : Maulana Kawit