website murah
website murah
website murah
website murah
website murah

Pelajar Terjatuh Akibat Tumpahan Solar di Simpang L: Warga Minta Tindakan Cepat

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Simpang L, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, yang mengakibatkan seorang pelajar terjatuh dari sepeda motornya. Kejadian ini diduga kuat disebabkan oleh tumpahan solar yang membuat jalan menjadi licin dan berbahaya.

Insiden ini terjadi pada Kamis (8/8) siang hari, ketika pelajar tersebut tengah melintas di kawasan Simpang L. Menurut saksi mata, Ahmadi, yang kebetulan berada di lokasi saat kejadian, pelajar tersebut tampak kehilangan keseimbangan setelah melewati bagian jalan yang dipenuhi tumpahan solar. “Saat saya melintas, saya melihat korban terjatuh dan langsung dibantu oleh temannya yang juga berada di dekatnya,” ujar Ahmadi.

Kejadian ini sontak menarik perhatian warga setempat yang berkerumun di sekitar lokasi untuk memberikan bantuan. Meskipun pelajar tersebut tidak mengalami luka serius, kecelakaan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Mereka khawatir bahwa kecelakaan serupa bisa terjadi lagi jika tidak segera dilakukan tindakan pembersihan.

“Jalan ini sangat licin karena solar yang tumpah. Kami khawatir akan ada korban lagi jika tidak segera diambil tindakan. Kami meminta agar Damkar atau BPBD Kobar bisa segera datang untuk menyemprot jalan ini,” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Pasang Iklan

Warga setempat berharap agar pihak terkait, terutama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat, dapat segera merespons permintaan mereka. Menurut mereka, tumpahan solar yang terjadi di jalan utama seperti Simpang L tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga membahayakan keselamatan mereka.

Kondisi jalan yang licin akibat tumpahan bahan bakar seperti solar memang menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Tanpa penanganan yang cepat dan tepat, risiko terjadinya kecelakaan akan semakin tinggi, apalagi di daerah yang padat lalu lintas seperti Simpang L.

Selain meminta penyemprotan jalan oleh pihak Damkar atau BPBD, warga juga berharap ada langkah preventif yang dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. “Kalau bisa, segera diperiksa siapa yang bertanggung jawab atas tumpahan ini. Jangan sampai ada korban lagi karena kelalaian seperti ini,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Damkar dan BPBD Kobar masih berusaha melakukan penanganan terkait permintaan warga. Insiden ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan jalan, serta tanggung jawab dalam penanganan bahan bakar agar tidak menciptakan situasi yang membahayakan.

Keamanan dan keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama, terutama di area yang rawan kecelakaan seperti Simpang L, Kelurahan Baru ini.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan