INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun turut ambil bagian dalam kegiatan Video Conference (Vicon) Panen Raya Serentak Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) se-Indonesia, yang dipusatkan di Cirebon dan dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.15 WIB tersebut digelar di Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Panen raya ini menjadi wujud nyata pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan.
Di Lapas Pangkalan Bun, hasil panen yang diperoleh berupa ikan lele dan tanaman selada, yang merupakan bagian dari program pembinaan produktif berbasis ketahanan pangan.
Program ini tidak hanya bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan, tetapi juga mendorong kontribusi lapas dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun Drs. Dawa’i, M.A, Komandan Kodim 1014/Pbn yang diwakili oleh Pasi Ops Kapten Inf Suwaryo, Kapolres Kobar yang diwakili Kasat Tahti Ipda Ihsan, Kejaksaan Negeri Kobar yang diwakili Kasubsi I Intelijen Iqbal, serta Pengadilan Negeri Pangkalan Bun yang diwakili Sekretaris PN Tamrin, bersama sekitar 20 tamu undangan lainnya.
Pasi Ops Kodim 1014/Pbn Kapten Inf Suwaryo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya panen raya tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membangun kemandirian, kedisiplinan, dan produktivitas warga binaan.
“Kami dari Kodim 1014/Pbn sangat mendukung kegiatan panen raya ini. Selain menjadi sarana pembinaan kemandirian warga binaan, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak lepas dari sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan vicon panen raya serentak bersama seluruh Lapas dan Rutan se-Indonesia, kemudian panen ikan lele dan selada di lingkungan Lapas Pangkalan Bun, dan diakhiri dengan penutupan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan program pembinaan kemandirian di Lapas Pangkalan Bun dapat terus berkembang, memberikan bekal positif bagi warga binaan, serta berdampak nyata bagi masyarakat dan ketahanan pangan nasional.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian