
INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Warga Pangkalan Bun, khususnya di sekitar Taman Bundaran Pancasila, mengeluhkan kondisi air mancur yang kini berubah menjadi bak sampah.
Salah satu warga, Joni, mengungkapkan kekecewaannya atas fasilitas yang dulu indah dan menjadi kebanggaan kota itu.
“Sayang sekali, anggaran besar sudah dikeluarkan untuk membuat air mancur ini, tapi sekarang malah tidak berfungsi lagi dan penuh sampah,” ujarnya.
Menurut Joni, permasalahan ini tak hanya soal fasilitas yang tidak terawat, tetapi juga kebiasaan buruk sebagian warga yang membuang sampah sembarangan.
Padahal, pemerintah sudah menyediakan bak sampah di sekitar taman untuk memudahkan masyarakat. “Kesadaran kita semua perlu ditingkatkan. Ini masalah kebersamaan,” tambahnya, Jumat 21 Februari 2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotawaringin Barat, Fitriyana, menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas umum.
“Kita sudah sediakan tempat sampah, tinggal kesadaran masyarakat untuk memanfaatkannya dengan baik,” katanya.
Fitriyana juga mengingatkan bahwa fasilitas umum adalah milik bersama yang harus dijaga.
DLH sendiri berencana untuk melakukan pengecekan kondisi air mancur tersebut dan mencari solusi agar bisa difungsikan kembali.
Namun, ia menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak, bukan hanya pemerintah.
Sebagai langkah awal, DLH mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap fasilitas publik.
“Mari bersama-sama menjaga taman ini, bukan hanya untuk kita, tapi juga untuk generasi mendatang,” tutup Fitriyana.
Masalah ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum agar tetap bermanfaat dan nyaman digunakan.
Apakah air mancur Bundaran Pancasila bisa kembali berfungsi? Semua tergantung pada kesadaran dan tindakan kita bersama.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian