website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Mandor yang Jadi Otak Pencurian Sawit Terus Diburu Polisi

BUKTI – Kapolsek Arsel Kompol Saiful Anwar saat menunjukkan barang bukti pencurian sawit. (Yusro)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Penyidik Kepolisian Polsek Arut Selatan (Arsel) Polres Kotawaringin Barat (Kobar), hingga, Rabu (5/1/2021) masih melakukan penyidikan terkait kasus pencurian buah kelapa sawit di Perusahaan PT Satya Kisma Usaha (SKU) Kebun Medang Sari Estate desa Runtu Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

PT SKU ini melaporkan pencurian yang dilakukan empat orang, tiga tersangka sudah diamankan dan satu karyawan yang notabennya Mandor berinsial RS di perusahaan tersebut melarikan diri, sehingga diperkirakan merugikan perusahaan hingga Rp 16 juta rupiah.

“Berdasarkan laporan tersebut, petugas turun ke lokasi dan menangkap sebanyak tiga orang warga yang melakukan pencurian menggunakan truk, yang mereka sewa dan sudah meletakkan sebanyak 6 Ton Buah Sawit PT SKU yang diangkut ke dalam truk untuk dijual kepada penadah,” kata Kapolsek Arut Selatan Kompol Saiful Anwar, saat diKonfirmasi awak media.

Saat ini, sebanyak tiga orang pencuri masih diperiksa intensif dan diamankan oleh polisi termasuk Mobil truk yang dipakai untuk mencuri 16 ton buah sawit juga turut diamankan sebagai barang bukti.

Pasang Iklan

“Kami periksa intensif mereka ada sebanyak tiga orang. Dari keterangan para tersangka ada kemungkinan tersangka akan bertambah, karena ternyata ada orang yang menyuruh mereka untuk mencuri,” kata Saiful Anwar.

Menurut dia, diduga ada otak pelaku yang menyuruh untuk mencuri sawit di areal PT SKU, adalah karyawan di perusahaan tersebut.

“Kami sudah tahu orangnya, saat ini masih memintai keterangan tiga orang tersebut dan terus mendalami kasus ini.” pungkasnya.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan