INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, memberikan apresiasi tinggi dan mendukung kegiatan Pembukaan Lomba Membaca Nyaring bagi Guru TK/RA dan SD/MIN yang digelar oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Siptaka) Barito Utara.
Kegiatan ini dinilai sebagai langkah nyata dan strategis dalam menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini serta memperkuat peran guru sebagai ujung tombak pendidikan karakter, yang digelar pada Selasa 4 November 2025.
Patih Herman menekankan pentingnya lomba membaca nyaring dalam membangun kecintaan murid terhadap buku dan menumbuhkan semangat belajar sejak usia dini.
Ia menyampaikan apresiasi besar terhadap guru-guru yang berpartisipasi, karena membaca nyaring bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga seni dalam menyampaikan pesan dan membangkitkan imajinasi anak.
“Dari suara guru, lahir kecintaan murid terhadap buku dan semangat untuk terus belajar,” ujar Patih Herman, Kamis 6 November 2025.
Menurutnya, literasi merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa yang maju dan berkarakter.
Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perpustakaan, dan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan gerakan literasi secara berkelanjutan.
“Mengembangkan literasi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi, sinergi, dan gerakan bersama agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Patih Herman berharap lomba membaca nyaring ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah berbagi ilmu, pengalaman, dan kreativitas antarpeserta.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam menyampaikan materi bacaan secara menarik dan komunikatif kepada murid.
Ia menegaskan bahwa lomba ini akan melahirkan guru-guru inspiratif yang menjadi role model dalam menumbuhkan minat baca di sekolah maupun lingkungan masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Patih Herman menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Utara beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan baik.
Menurutnya, kegiatan seperti ini harus terus digalakkan agar lahir generasi Barito Utara yang gemar membaca, kritis, dan siap bersaing di era global.
Kegiatan lomba membaca nyaring di Barito Utara diharapkan menjadi salah satu pilar penguatan literasi daerah sekaligus memotivasi guru untuk terus berinovasi.
Patih Herman menutup dengan harapan agar lomba membaca nyaring mampu melahirkan generasi Barito Utara yang unggul, kreatif, dan berdaya saing tinggi. (Shp/Maulana Kawit)