INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah.
Menurut Leonard, ketidakpastian ekonomi global menjadi tantangan yang perlu direspons melalui kolaborasi antarpemangku kepentingan. Pemerintah dan pelaku usaha, kata dia, harus mampu membaca peluang sekaligus menyiapkan langkah menghadapi berbagai perubahan yang dapat memengaruhi perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikan Leonard saat membuka Rapat Pimpinan Provinsi Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang dirangkai dengan peluncuran Program Mahasiswa Entrepreneur Milliarder Huma Betang atau MATANG.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Luwansa, Palangka Raya, Senin, 22 Desember 2025.
Leonard mengapresiasi peran Kadin Kalimantan Tengah sebagai salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ia menilai dunia usaha memiliki posisi penting dalam menggerakkan berbagai sektor ekonomi. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar Kalimantan Tengah mampu menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang yang tersedia.
“Dalam kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi sangat penting untuk menangkap peluang ekonomi yang ada,” ujar Leonard.
Menurut dia, Kalimantan Tengah memiliki sejumlah sektor unggulan yang masih dapat terus dikembangkan. Potensi tersebut membutuhkan dukungan investasi, inovasi, serta keterlibatan aktif dunia usaha agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Leonard berharap Kadin dapat mengambil peran dalam membaca dan mengembangkan berbagai peluang usaha yang sesuai dengan potensi lokal.
Selain pertumbuhan ekonomi, ia juga menekankan pentingnya pembangunan yang bersifat inklusif dan berkelanjutan. Dalam proses tersebut, generasi muda dinilai perlu diberikan ruang lebih besar untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi dan pengembangan kewirausahaan.
Peluncuran Program Mahasiswa Entrepreneur MATANG, menurut Leonard, menjadi salah satu langkah untuk mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kemampuan berwirausaha, inovatif, dan mampu bersaing.
“Melalui Program Mahasiswa Entrepreneur MATANG, kita mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif dan berdaya saing. Program ini sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Tengah dalam mencetak pengusaha dan miliarder muda,” katanya.
Ia menegaskan, pembangunan ekonomi tidak dapat dijalankan oleh pemerintah secara sendiri-sendiri. Diperlukan keterlibatan dunia usaha, organisasi pengusaha, perguruan tinggi, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat.
Menurut Leonard, kolaborasi tersebut menjadi salah satu kunci untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah sekaligus memastikan pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Kolaborasi antara pemerintah, Kadin, dunia usaha, dan mahasiswa menjadi kunci utama agar pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah tetap terjaga dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor: Andrian