INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Reses perseorangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Barito Utara, Selasa (19/11/2025), menjadi momentum bagi anggota dewan untuk menerima aspirasi masyarakat terkait ketimpangan pembangunan infrastruktur dan kelangkaan LPG bersubsidi. Masukan ini akan dibawa ke DPRD Barito Utara untuk pembahasan lebih lanjut.
Masyarakat menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan dan jembatan yang rusak di beberapa desa, sehingga menghambat mobilitas warga dan distribusi barang kebutuhan pokok.
Keluhan lainnya terkait harga LPG bersubsidi yang dinilai tinggi dan stok yang sering tidak mencukupi, menekan daya beli rumah tangga dan menimbulkan keresahan warga.
Anggota DPRD yang hadir menegaskan bahwa aspirasi masyarakat menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan dan pengawasan anggaran daerah.
Dalam reses, warga diberikan kesempatan menyampaikan keluhan, saran, dan harapan secara langsung kepada wakil rakyat mereka, agar kebutuhan riil tersampaikan akurat.
Legislator menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa untuk memastikan pembangunan infrastruktur lebih merata.
DPRD Barito Utara akan menindaklanjuti keluhan warga melalui rapat komisi dan pembahasan anggaran, agar setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran.
Para anggota dewan menekankan bahwa pengawasan distribusi LPG bersubsidi harus lebih ketat, sehingga masyarakat yang berhak dapat menerima bantuan energi tersebut.
Selain infrastruktur dan LPG, warga juga menyampaikan masukan mengenai akses layanan publik lain, termasuk pendidikan dan kesehatan di daerah terpencil.
Reses ini menjadi forum bagi DPRD untuk menyerap aspirasi secara langsung, sekaligus menilai efektivitas program pemerintah yang telah berjalan.
Legislator menyatakan bahwa masukan warga akan dirangkum menjadi rekomendasi resmi untuk pemerintah daerah dan menjadi dasar pengambilan keputusan.
Anggota DPRD menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan pembangunan daerah lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Warga berharap adanya tindak lanjut yang konkret dari DPRD, terutama dalam perbaikan infrastruktur dan distribusi LPG bersubsidi.
DPRD Barito Utara menegaskan komitmen untuk mengawal implementasi program pembangunan dan memastikan anggaran digunakan sesuai prioritas masyarakat.
Menutup reses, anggota DPRD menyatakan akan terus menyerap aspirasi warga, mengawal penganggaran, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Barito Utara. (Shp/Maulana Kawit)