website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kesbangpol Kotim Ingatkan Bahaya Konten Radikal di Ruang Digital

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Ancaman penyebaran paham radikal di ruang digital menjadi perhatian serius Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Instansi tersebut mulai menggencarkan langkah pencegahan dengan menyasar kalangan pelajar.

Kepala Kesbangpol Kotim, Rihel, mengatakan arus informasi yang semakin terbuka membawa konsekuensi bagi generasi muda. Akses internet yang luas tidak hanya menghadirkan pengetahuan, tetapi juga membuka celah masuknya ideologi yang menyimpang.

Menurut Rihel, penguatan wawasan kebangsaan dan nilai bela negara harus ditanamkan sejak dini. Ia menilai pemahaman yang kuat terhadap ideologi negara menjadi tameng utama agar pelajar tidak mudah terpengaruh konten radikal.

“Perkembangan teknologi harus diimbangi dengan literasi dan pemahaman kebangsaan yang kuat,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Pasang Iklan

Sebagai langkah konkret, Kesbangpol akan menggelar sosialisasi ke sekolah tingkat SMP dan SMA di Kotim. Program ini difokuskan pada pemberian pemahaman mengenai ciri-ciri paham radikalisme serta cara menangkalnya.

Rihel menggambarkan teknologi sebagai sarana yang memiliki dua sisi. Di satu sisi memberikan kemudahan belajar dan berkomunikasi, namun di sisi lain dapat dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyebarkan ajaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Ia menilai penyebaran ideologi radikal kini berlangsung lebih cepat karena memanfaatkan media sosial dan platform digital. Tanpa pengawasan dan edukasi yang memadai, pelajar bisa menjadi sasaran empuk.

Karena itu, pendekatan preventif dinilai lebih efektif dibandingkan penindakan. Sosialisasi di sekolah diharapkan menjadi ruang dialog sekaligus deteksi dini terhadap potensi paparan.

“Kami ingin memastikan pelajar memiliki pemahaman yang benar, sehingga mampu menyaring informasi yang diterima,” katanya.

Kesbangpol juga mendorong keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam mengawasi aktivitas digital anak-anak. Lingkungan keluarga dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter serta pola pikir generasi muda.

Pasang Iklan

Selain itu, masyarakat diimbau proaktif melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada penyebaran paham radikal. Pemerintah daerah, kata Rihel, menjamin kerahasiaan identitas pelapor sebagai bentuk perlindungan.

Melalui sinergi pemerintah, sekolah, dan masyarakat, Kesbangpol Kotim berharap upaya pencegahan radikalisme dapat berjalan efektif serta menjaga stabilitas dan ketahanan sosial di daerah. (Jimy)

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran