INTIMNEWS.COM, KUALA PEMBUANG – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Seruyan. Pemerintah daerah pun bergerak dengan menyalurkan ribuan masker untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap warga.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan, dr Bahrun Abbas, mengatakan distribusi masker dilakukan melalui Dinas Kesehatan dan diprioritaskan ke wilayah yang terdampak kabut asap.
“Masker sudah dikirim ke puskesmas-puskesmas dan nantinya akan dibagikan kepada masyarakat,” kata Bahrun Abbas, Senin, 14 September 2026.
Sejumlah wilayah yang mulai dilaporkan terdampak kabut asap antara lain Kecamatan Seruyan Raya, Danau Sembuluh dan Hanau.
Dari 12 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Seruyan, pemerintah memprioritaskan 10 puskesmas yang berada di wilayah tengah dan hulu. Kawasan tersebut dinilai lebih merasakan dampak asap dibandingkan wilayah Kuala Pembuang dan sekitarnya.
“Yang kita prioritaskan adalah wilayah tengah dan hulu. Ada 10 puskesmas yang menjadi sasaran, karena dampak asap di wilayah atas lebih terasa. Sementara yang berada di Kuala Pembuang dan seberang relatif tidak terlalu terdampak,” jelasnya.
Menurut Bahrun, masker tersebut nantinya menjadi salah satu perlindungan awal bagi masyarakat yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.
“Kita berharap masker ini bisa membantu mengurangi dampak asap terhadap paru-paru warga. Dinas Kesehatan sudah mengirim sekian ribu masker kepada tenaga kesehatan yang ada di lapangan,” ujarnya.
Selain pembagian masker, tenaga kesehatan di wilayah terdampak juga diminta ikut mengedukasi masyarakat mengenai langkah menjaga kesehatan selama kabut asap masih terjadi.
Pemkab Seruyan mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Distribusi perlindungan kesehatan tersebut dilakukan sembari pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan upaya penanganan dan pencegahan Karhutla di wilayah Seruyan.
Penulis: Ahmad
Editor: Andrian