INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memastikan bahwa upaya perbaikan penerangan jalan umum (PJU) dan kondisi jalan terus berjalan secara bertahap. Pemerintah daerah meminta masyarakat tetap tenang dan percaya bahwa setiap keluhan sedang ditangani sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran.
Kepala Dinas Perhubungan Kobar, Amir Hadi, menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah PJU di berbagai titik sudah kembali menyala. Ruas jalan seperti Kawitan 1, Kawitan 2, Pasanah, dan sejumlah kawasan lainnya menjadi bagian dari fokus perbaikan penerangan jalan.
“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, perbaikan PJU kami lakukan bertahap. Namun faktanya, sekarang sudah banyak yang menyala dan terus kami lanjutkan,” ujar Amir Hadi. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat.
Selain PJU, perhatian juga diberikan pada kondisi jalan yang berlubang. Kepala Dinas PUPR Kobar, Hasyim Mualim, Senin (5/1), menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan Gerakan Nol Lubang melalui Satuan Tugas Bina Marga sebagai langkah nyata memperbaiki infrastruktur dasar.
Sepanjang tahun 2025, sekitar 1.000 titik lubang jalan telah ditangani di berbagai wilayah Kotawaringin Barat. Program tersebut akan berlanjut pada tahun 2026 dengan komitmen yang sama, yakni memastikan jalan lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat.
Ia menambahkan bahwa perbaikan dilakukan secara terencana agar hasilnya lebih tahan lama. “Ini adalah arahan langsung Ibu Bupati Hj Nurhidayah agar infrastruktur, terutama jalan dan penerangan, selalu menjadi perhatian utama pemerintah daerah,” kata Hasyim.
Pemerintah Kabupaten Kobar berharap, dengan perbaikan yang terus berjalan, masyarakat dapat merasakan perubahan secara perlahan namun pasti. Sinergi antara pemerintah dan warga dinilai penting agar pembangunan berjalan kondusif, aman, dan membawa ketenangan bagi semua.
Editor: Andrian