INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menekankan pentingnya pengabdian, integritas, dan profesionalisme bagi insan Pekerjaan Umum dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks.
Pesan tersebut disampaikan Leonard saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-80 Tahun 2025 di Halaman Kantor Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa, 16 Desember 2025.
Leonard mengatakan, peringatan Hari Bakti PU tidak seharusnya dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut, menurut dia, harus menjadi ruang refleksi atas sejarah dan nilai perjuangan yang diwariskan para insan PU.
Ia mengingatkan peristiwa gugurnya tujuh pegawai Pekerjaan Umum yang dikenal sebagai Sapta Taruna dalam mempertahankan Gedung Sate di Bandung pada 3 Desember 1945.
“Mereka adalah pegawai biasa, namun memiliki keberanian luar biasa. Pengorbanan tersebut menjadi warisan nilai pengabdian tanpa pamrih yang hingga kini melekat pada insan PU,” ujarnya.
Menurut Leonard, semangat pengabdian tersebut harus terus diterjemahkan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Nilai perjuangan itu, kata dia, dirangkum dalam Sapta Bakti Insan PU yang menjadi salah satu landasan etos kerja jajaran Pekerjaan Umum.
Leonard meminta seluruh insan PU untuk bekerja lebih keras, bergerak lebih cepat, namun tetap mengedepankan kecerdasan, ketelitian, dan integritas dalam menjalankan setiap tugas.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari jumlah proyek atau besarnya anggaran yang terserap, tetapi dari kualitas, keselamatan, pemerataan, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Pengabdian adalah jiwa dari Hari Bakti PU dan harus terus dipelihara,” tegasnya.
Dalam pengelolaan pembangunan, Leonard mengingatkan pentingnya akuntabilitas dan tanggung jawab dalam penggunaan anggaran. Setiap rupiah yang digunakan, menurutnya, harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan hasil yang optimal.
Pemanfaatan teknologi, metode kerja, dan desain baru juga dinilai penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan efisiensi.
Lebih lanjut, Leonard mengatakan semangat Sapta Bakti Insan PU sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui strategi pembangunan PU608.
Strategi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi pembangunan, mendukung pengentasan kemiskinan, dan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Leonard turut mengapresiasi sejumlah program pembangunan yang melibatkan masyarakat secara langsung, seperti Padat Karya Tunai dan Infrastruktur Berbasis Masyarakat.
Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga didorong terlibat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan.
Keterlibatan masyarakat tersebut mencakup pembangunan di sektor irigasi, penyediaan air minum, sanitasi, serta pengembangan ekonomi masyarakat.
Di akhir arahannya, Leonard meminta jajaran PUPR meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan.
Menurut dia, kesiapan infrastruktur menjadi penting, terutama menjelang arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Pastikan seluruh infrastruktur, sumber daya air, jalan, dan jembatan dalam kondisi baik, aman, dan mantap,” pesannya.
Editor: Andrian