INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH — Wakil dan sejumlah anggota DPRD Barito Utara menghadiri acara Malam Ramah Tamah peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII se-Kalimantan Tengah yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh. Kehadiran para legislator ini menjadi bentuk dukungan formal terhadap kegiatan keagamaan yang mempertemukan kafilah dari berbagai kabupaten di provinsi tersebut.
Acara berlangsung hangat dengan suasana kekeluargaan yang kuat, menandai salah satu rangkaian penting MTQH yang bertujuan mempererat silaturahmi antarrombongan peserta.
Kehadiran wakil rakyat dinilai sebagai sinyal bahwa penyelenggaraan MTQH tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat hubungan sosial dan budaya antardaerah.
Sejumlah anggota DPRD menyampaikan bahwa dukungan moral kepada para kafilah merupakan bagian dari peran lembaga legislatif dalam menyemangati kegiatan yang membawa nilai keagamaan dan kebersamaan.
Selain menjadi wadah pertemuan resmi antara pemkab dan peserta, malam ramah tamah juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan seni budaya lokal Barito Utara kepada tamu dari luar daerah.
Dalam kesempatan itu, para peserta disuguhi pertunjukan seni khas daerah yang memperlihatkan kekayaan tradisi masyarakat setempat.
Legislator Barito Utara memuji kerja panitia yang dinilai mampu mengemas kegiatan itu secara tertib, hangat, dan tetap menjaga makna religius MTQH.
Mereka menilai bahwa melalui kegiatan semacam ini, persaudaraan antardaerah dapat terbangun tanpa sekat, sekaligus memperluas jejaring komunikasi antar-kafilah.
Para wakil rakyat juga menegaskan bahwa dukungan terhadap MTQH bukan hanya sebatas kehadiran, tetapi termasuk memastikan kenyamanan para tamu selama berada di Muara Teweh.
Beberapa anggota DPRD menambahkan bahwa kegiatan berskala provinsi seperti ini membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat.
Para pedagang kecil, penyedia jasa, dan pelaku UMKM disebut turut mendapatkan manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama MTQH berlangsung.
Selain itu, kegiatan ramah tamah diyakini dapat memperkuat peran Kabupaten Barito Utara sebagai tuan rumah yang ramah dan mampu berkoordinasi dengan baik.
Para legislator berharap agar MTQH tidak hanya selesai pada rangkaian lomba, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang datang dari berbagai wilayah Kalimantan Tengah.
Malam ramah tamah itu ditutup dengan sesi foto bersama antara pemerintah daerah, DPRD, kafilah, dan pejabat terkait.
Kegiatan itu pun menandai semakin solidnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif dalam menyukseskan event keagamaan berskala besar.
DPRD berharap pelaksanaan MTQH XXXIII di Barito Utara dapat menjadi contoh penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang tertib, inklusif, dan bernilai kebersamaan tinggi.
(Shp/Maulana Kawit)