INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mengapresiasi penyelenggaraan Mura Expo 2026 di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu. Menurut dia, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah.
Dina menghadiri pembukaan Mura Expo 2026 pada Jumat, 7 Agustus 2026. Ia melihat kegiatan tersebut bukan sekadar agenda perayaan, tetapi juga kesempatan untuk mempertemukan masyarakat dengan berbagai produk, layanan, dan program pembangunan.
“Menurut saya, Mura Expo ini cukup penting karena masyarakat bisa melihat langsung apa yang dimiliki daerah kita, baik dari sisi produk, pelayanan, maupun berbagai potensi yang ada,” ujar Dina, Senin (10/8/2026).
Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, keberagaman peserta menjadi salah satu kekuatan Mura Expo tahun ini. Kegiatan tersebut melibatkan perangkat daerah, pelaku usaha, instansi, lembaga perbankan, organisasi, hingga sektor swasta.
Kehadiran berbagai unsur tersebut dinilai dapat memperluas informasi yang diterima masyarakat. Pengunjung tidak hanya dapat melihat produk yang dipamerkan, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai program dan layanan yang tersedia.
Dina mengatakan Mura Expo dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Stan perangkat daerah, kata dia, seharusnya mampu memberikan informasi yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan warga.
Ia mendorong setiap peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menampilkan inovasi. Menurutnya, stan pameran sebaiknya tidak berhenti pada tampilan visual, tetapi juga memberikan informasi yang memiliki nilai guna bagi pengunjung.
“Stan yang ada jangan hanya menjadi tempat memajang kegiatan. Bagaimana masyarakat datang, mendapatkan informasi, dan kemudian tahu apa yang bisa mereka manfaatkan dari pelayanan pemerintah maupun produk yang ditawarkan,” katanya.
Dina juga melihat Mura Expo sebagai media untuk memperkenalkan potensi Murung Raya kepada khalayak yang lebih luas. Karena itu, penyajian informasi mengenai produk, pelayanan, investasi, dan potensi daerah perlu dibuat menarik dan mudah dipahami.
Menurut dia, promosi daerah yang dilakukan secara konsisten dapat membantu meningkatkan daya tarik Murung Raya. Produk lokal dan berbagai potensi yang ditampilkan dalam expo diharapkan tidak berhenti dikenal selama kegiatan berlangsung.
Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga mendapat ruang dalam kegiatan tersebut. Dina menilai keterlibatan pelaku usaha lokal dapat membantu mereka memperkenalkan produk sekaligus menjangkau calon konsumen baru.
Ia berharap pelaku UMKM memanfaatkan Mura Expo untuk membangun jaringan dan membaca peluang pasar. Interaksi langsung dengan pengunjung dinilai dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk.
Mura Expo 2026 berlangsung selama 11 hari, dari 7 hingga 17 Agustus 2026. Kegiatan itu menghadirkan pameran pembangunan, produk UMKM dan industri kecil, promosi investasi, pelayanan publik, serta berbagai perlombaan.
Dina berharap penyelenggaraan Mura Expo tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung atau kemeriahannya. Ia ingin kegiatan tersebut menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.
“Yang kita harapkan tentu kegiatan ini memberi manfaat. Masyarakat mendapatkan informasi, pelaku usaha mendapatkan ruang, dan potensi daerah kita semakin dikenal,” pungkas Dina.
Penulis : JMY/Maulana K
Editor : Andrian