website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DPRD Murung Raya Dorong Beasiswa dan Akses Kuliah bagi Pelajar Pedalaman

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono

INTIMENWS.COM, PURUK CAHU – DPRD Kabupaten Murung Raya mendorong pemerintah daerah memperluas akses pendidikan tinggi bagi pelajar dari wilayah pedalaman. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan lulusan SMA, SMK, dan MA memiliki kesempatan yang sama melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Ketua Komisi III DPRD Murung Raya, Mahyono, S.Kom., mengatakan kelulusan sekolah menengah seharusnya menjadi awal bagi generasi muda untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, bukan menjadi akhir perjalanan pendidikan.

Menurut Mahyono, persoalan biaya dan jarak masih menjadi tantangan bagi pelajar dari kawasan pedalaman yang ingin melanjutkan pendidikan. Karena itu, pemerintah daerah perlu menghadirkan kebijakan yang mampu memperkecil kesenjangan akses tersebut.

“Ini adalah fase penting dalam kehidupan generasi muda. Kalian harus melangkah dengan nalar yang cerdas, hati yang humanis, dan tekad yang kuat untuk kembali membangun Murung Raya,” ujar Mahyono, Senin, 1 Juni 2026.

Pasang Iklan

Ia mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu fondasi penting bagi pembangunan Murung Raya. Bonus demografi, kata dia, hanya akan memberikan manfaat apabila generasi mudanya memperoleh pendidikan dan keterampilan yang memadai.

Mahyono mendorong pemerintah daerah memperluas program beasiswa bagi lulusan SMA, SMK, dan MA, khususnya mereka yang berasal dari desa-desa pedalaman dan memiliki keterbatasan ekonomi.

Selain beasiswa daerah, ia menyebut Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah sebagai salah satu skema yang perlu dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah daerah juga dinilai perlu memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi di Kalimantan.

Menurut dia, bantuan pendidikan tidak cukup hanya berupa pembiayaan kuliah. Pemerintah juga perlu memikirkan kebutuhan mahasiswa selama menempuh pendidikan di luar daerah, termasuk tempat tinggal dan dukungan fasilitas penunjang.

Karena itu, Mahyono mengusulkan penyediaan asrama mahasiswa Murung Raya di sejumlah kota pendidikan. Fasilitas tersebut dinilai dapat membantu mengurangi beban keluarga sekaligus memberikan ruang belajar yang lebih layak bagi mahasiswa asal pedalaman.

Ia juga meminta pelajar memilih bidang studi yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Pendidikan, kesehatan, pertanian modern, teknologi informasi, dan energi terbarukan disebut sebagai sejumlah bidang yang memiliki prospek penting bagi Murung Raya.

Pasang Iklan

“Kita masih membutuhkan dokter di kecamatan, guru di wilayah pedalaman, serta inovator yang mampu mengembangkan potensi pangan lokal. Kampus adalah tempat untuk menyiapkan solusi atas kebutuhan itu,” tegasnya.

Di sisi lain, Mahyono mengingatkan pendidikan tinggi tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Generasi muda juga harus memiliki karakter, kemampuan literasi digital, jiwa kewirausahaan, serta kesadaran menjaga kesehatan mental.

Ia meminta pelajar menjauhi berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, dan paham intoleran. Menurutnya, pendidikan harus membentuk manusia yang mampu menggunakan ilmu untuk kepentingan masyarakat.

Mahyono juga mendorong pemerintah daerah membuka ruang magang bagi mahasiswa di organisasi perangkat daerah maupun badan usaha milik daerah. Program tersebut dinilai dapat memberikan pengalaman kerja sekaligus mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan pembangunan.

“Pergilah menuntut ilmu setinggi mungkin. Namun pulanglah dengan membawa harapan, inovasi, dan semangat pengabdian. Murung Raya membutuhkan generasi muda yang cerdas, humanis, dan berdedikasi untuk membangun masa depan daerah,” pungkas Mahyono.

Editor : Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!