INTIMNEWS.COM, PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, berharap penghargaan Satyalancana Karya Satya tidak berhenti sebagai seremoni. Penghargaan tersebut, menurut dia, semestinya menjadi pemacu bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Pernyataan itu disampaikan Dina pada Jumat (14/8/2026), menyusul pemberian penghargaan kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan masa kerja mereka.
Menurut Dina, penghargaan atas pengabdian merupakan bentuk penghormatan terhadap aparatur yang telah menjalankan tugas dalam kurun waktu tertentu. Namun, penghargaan tersebut sekaligus membawa tanggung jawab untuk mempertahankan kualitas kinerja.
“Penghargaan ini jangan berhenti pada seremoni. Jadikan sebagai motivasi untuk terus berbuat dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah. Masyarakat tentu berharap pelayanan pemerintah semakin baik dari waktu ke waktu,” ujar Dina.
Ia mengatakan ASN memiliki posisi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pelayanan yang diberikan aparatur menjadi salah satu ukuran yang secara langsung dirasakan masyarakat.
Karena itu, Dina mendorong para penerima Satyalancana Karya Satya untuk menjadikan penghargaan tersebut sebagai pengingat agar terus meningkatkan kemampuan. Perubahan kebutuhan masyarakat menuntut aparatur mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, profesionalisme ASN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan administratif. Aparatur juga perlu memiliki etika, disiplin, tanggung jawab, serta komitmen terhadap kepentingan publik.
Dina mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya agar menjaga semangat pengabdian dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari. Pengabdian, kata dia, harus diwujudkan melalui kinerja yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menilai tugas ASN tidak berhenti pada penyelesaian urusan administrasi pemerintahan. Aparatur juga berkewajiban menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, cepat, transparan, dan berkualitas.
“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi orientasi utama. ASN harus mampu memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan berkualitas sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Menurut Dina, peningkatan kualitas aparatur berkaitan erat dengan keberhasilan pembangunan daerah. Pemerintahan yang ditopang sumber daya manusia profesional akan lebih siap menjalankan program secara efektif dan tepat sasaran.
Ia juga menilai integritas menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Aparatur yang bekerja secara jujur dan bertanggung jawab akan membantu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Karena itu, Dina mengajak ASN tidak menjadikan penghargaan sebagai tujuan akhir dalam bekerja. Penghargaan seharusnya menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang terus dilanjutkan dengan peningkatan kinerja.
Ia berharap para penerima Satyalancana Karya Satya dapat menjadi contoh bagi aparatur lainnya. Semangat kerja, kedisiplinan, dan komitmen pelayanan yang mereka tunjukkan diharapkan dapat menular kepada lingkungan kerja.
“Semoga penghargaan ini semakin menumbuhkan semangat pengabdian dan menjadi inspirasi bagi ASN lainnya untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tukas Dina.
Penulis : JMY/Maulana K
Editor : Andrian