INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih berlangsung dengan berbagai masukan dari sejumlah pihak, termasuk DPRD, Senin (6/4/2026).
Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik atau infrastruktur semata.
“Kami mendorong agar program nonfisik yang berdampak langsung bagi masyarakat juga mendapat perhatian serius,” ujarnya.
Menurutnya, program seperti pemberdayaan UMKM melalui bantuan dan pelatihan sangat penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Selain itu, upaya pengentasan kemiskinan juga harus menjadi bagian utama dalam perencanaan pembangunan ke depan.
Mulyadin juga menyoroti penanganan stunting yang dinilai masih perlu perhatian lebih.
“Kita berharap ke depan ada langkah konkret agar angka stunting di Kobar dapat ditekan hingga nol,” tuturnya.
Tak hanya itu, sektor pendidikan dan kesehatan juga dinilai harus mendapatkan porsi yang memadai agar pembangunan yang dilakukan benar-benar dirasakan manfaatnya secara merata oleh masyarakat.
Ia menegaskan, jika seluruh program tersebut dapat terakomodir dalam RKPD, maka pembahasan RAPBD 2027 akan berjalan lebih mudah.
“Namun jika tidak, DPRD akan mencermati lebih dalam saat pembahasan anggaran nanti,” tandasnya.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian